Berprestasi di Tempat Kerja

Sebelum dibahas lebih lanjut, ada baiknya kita pahami dulu bahwa yang dimaksud dengan berprestasi itu adalah sebagai hasil usaha yang dicapai dari apa yang dikerjakan atau yang diusahakan. Seseorang dianggap berprestasi, jika  dia telah meraih sesuatu hasil dari apa yang diusahakan baik karena hasil bekerja, belajar, atau berlatih keterampilan dalam bidang tertentu. Adapun faktor yang berpengaruh terhadap prestasi kerja pada setiap orang akan berbeda antara satu dengan yang lainnya, baik itu pengaruh eksternal ataupun internalnya, yang meliputi antara lain motivasi, kepuasan kerja, sistem kompensasi dan desain pekerjaan.

BACA JUGA:  Kecanduan Gadget pada Anak, Bagaimana Mengatasinya?

Nah… agar prestasi kerja dapat optimal dalam diri karyawan, maka secara umum yang dapat dilakukan adalah :

1. Tanamakan dalam diri bahwa diperlukan  kerja keras dan tekun, bila tidak ada dua unsur ini, mustahil  akan menghasilkan  prestasi dengan baik;

2. Memelihara optimism, yaitu  dengan selalu mengembangkan pikiran yang  positif apa pun masalahnya karena dengan selalu berpikir positif akan membuat lebih fokus melihat kebaikan dalam situasi apapun, sekaligus baik untuk Kesehatan mental dan juga membuat kuar secara fisik;

3. Mengembangkan antusiasme, dimana mengembangkan   kegembiraan, gairah, serta minat yang besar dalam melakukan pekerjaan. Tidak akan ada pekerjaan yang tidak dapat diselesaikan jika antusisme ini  ada dalam setiap karyawan karena akan memberikan energi untuk terus kreatif dan inovatif.  Antusisme dapat ditumbuhkan dandikembangkan dengan adanya niat atau tujuan, perencaan target, mengenal potensi dan hambatan diri, serta kepositifan dalam pikiran;

BACA JUGA:  Psikolog Kondang NTB ini Beberkan Rahasia Nikah Menyenangkan

 4. Tetap memiliki sisi individualism, bukan berarti karyawan bekerja sendiri atau  menjadi orang yang self-centered atau egois, melainkan agar  karyawan tidak takut untuk melakukan terobosan-terobosan yang penting dalam pekerjaan;

5. Imajinatif, jangan terpaku pada standar baku yang ada ditempat kerja, akan tetapi diperlukan keberanian dan kemampuan untuk menciiptakan sesuatu yang baru dan memang memerlukan beberapa perubahan. Biasakan berpikir kreatif dan keluar dari zona nyaman;

6. Bersikap menyenangkan, dengan sikap yang ramah dan menghargai semua orang, dan sikap ini  akan membawa  seorang karyawan mencapai  jenjang kesuksesan;

7. Mampu mendengarkan, keahlian satu ini memang sulit, tapi patut diusahakan. caranya, susun pertanyaan yang penuh makna, dan dengarkan jawaban dengan penuh konsentrasi;  

BACA JUGA:  Kiat Memilih Jurusan Kuliah

8. Menaruh rasa percaya, ini yang menurut Rhenald Kasali, pengajar manajemen di Universitas Indonesia, jarang dimiliki orang Indonesia. Padahal, jika  meletakkan kepercayaan pada orang lain, maka akan terbantu juga dalam beberapa pekerjaan;

9. Fleksibel, jangan kaku, karena situasi akan selalu berubah, sehingga siapapun dituntut harus mengikuti perubahan itu.

10. “Penghakiman”, walau bagaimana pun,  tidak bisa terus menerus tergantung pada orang lain untuk mengambil suatu keputusan penting. Karena itu, kemampuan untuk menyeimbangkan fakta-fakta, sangat penting ketika  akan mengambil keputusan. Jadilah ‘hakim’ yang baik

Semoga apa yang tertulis diatas ada manfaatnya bagi pembaca, terutama didalam mengoptimalkan prestasi kerja sehingga yang masih minimal akan berkembang menjadi maksimal.