1993: Aktivis Buruh Marsinah Ditemukan Tewas Terbunuh

MATARAMRADIO.COM – Sejumlah peristiwa penting dalam sejarah terjadi pada hari ini,8 Mei. Salah satunya adalah kasus yang menimpa aktivis buruh bernama Marsinah yang ditemukan tewas terbunuh di Nganjuk Jawa Timur pada 8 Mei 1993.

Dikutip dari laman Wikipedia menyebutkan, Marsinah  kelahiran 10 April 1969 adalah seorang aktivis dan buruh pabrik pada masa Orde Baru, bekerja pada PT. Catur Putra Surya (CPS) Porong, Sidoarjo, Jawa Timur yang diculik dan kemudian ditemukan terbunuh pada 8 Mei 1993, setelah menghilang selama tiga hari.

BACA JUGA:  1529: Perjanjian Saragosa, Jadikan Dunia Hanya Milik Spanyol dan Portugis

Mayatnya ditemukan di hutan yang berada di dusun Jegong, desa Wilangan dengan tanda-tanda bekas penyiksaan berat.

BACA JUGA:  2007: Pembantaian Virginia Tech, 32 Tewas

Dua orang yang terlibat dalam otopsi pertama dan kedua jenazah Marsinah, Haryono (pegawai kamar jenazah RSUD Nganjuk) dan Prof. Dr. Haroen Atmodirono (Kepala Bagian Forensik RSUD Dr. Soetomo Surabaya), menyimpulkan, Marsinah tewas akibat penganiayaan berat.

BACA JUGA:  2003: Kota Baghdad Jatuh ke Tangan Amerika Serikat

Marsinah memperoleh Penghargaan Yap Thiam Hien pada tahun yang sama.

Kasus ini menjadi catatan Organisasi Buruh Internasional (ILO), dikenal sebagai kasus 1773. (EditorMRC)