Waspadai Anak-anak Kecanduan Lato-Lato!

MATARAMRADIO.COM –  Lato-lato kini jadi permainan yang sedang viral di kalangan anak-anak. Saking viralnya, banyak pihak menjadikan lato-lato sebagai salah satu permainan yang dilombakan dengan hadiah menggiurkan. Bahkan Presiden Jokowi ikut juga menjajal keunikan bermain lato-lato belum lama ini.

Lato-lato merupakan mainan berbentuk bola kecil yang terbuat dari plastik padat dan dihubngkan oleh tali. Cara memainkannya yakni dengan membenturkan antara bola satu dengan bola yang lainnya. 

Sebab, selain Lato-lato mudah dibawa, mainan ini juga mudah dimainkan kapan pun. Jika anak kita adalah salah satu anak yang sudah keranjingan Lato-lato, maka kita sendiri akan mengetahui betapa menyenangkannya Lato-lato bagi anak-anak.

Namun, ternyata ada beberapa hal negatif yang terjadi akibat dari permainan Lato-lato. Salah satunya adalah bola Lato-lato yang tak sengaja melukai mata temannya. 

BACA JUGA:  Mini Kelapa Menerobos Batas

Karena itu, ada beberapa hal yang sebagiknya kita lakukan jika anak kita kecanduan Lato-lato. Tujuannya adalah agar anak kita memainkannya dengan aman. Nah, berikut 4 hal yang mesti dilakukan jika anak kita kecanduan lato-lato:

1. Membelikannya

Membelikan mainan adalah salah satu cara penting untuk membahagiakan anak kita. Belikanlah Lato-lato dengan warna yang disukainya, jangan biarkan dia menyendiri di rumah karena semua temannya berkumpul untuk bermain Lato-lato. 

Sebab, jika kita tidak membelikannya, anak kita bisa melakukan hal buruk yang tidak kita inginkan, misalnya mencuri uang kita untuk membeli Lato-lato, atau bahkan mencuri Lato-lato milik temannya.

2. Mengatur Waktu Memainkannya

Aturlah waktu anak kita dalam memainkan Lato-lato. Mengingat mainan ini menghasilkan bunyi yang berisik, maka sebaiknya jangan izinkan dia memainkannya di siang hari. 

BACA JUGA:  Dharma Wanita Harus Menjadi Contoh

Sebab, memainkan Lato-lato di siang hari dapat membuat tetangga kita merasa kesal karena waktu istirahatnya terganggu. Berikanlah waktu sore hingga magrib, itu adalah waktu yang pas bagi anak-anak kita untuk bermain.

3. Memberitahu Cara Memainkannya

Sebagai orang tua seharusnya kita bisa mengetahui bagaimana cara orang memainkan Lato-lato. Saat anak kita kesulitan, ajarkanlah cara yang benar, misalnya dengan menyeimbangkan tangannya agar kedua bola selalu kena.

Sebab, jika anak kita tidak tahu cara memainkan yang benar, dia bisa ngasal dalam memainkan Lato-lato dan bisa memberi dampak buruk saat memainkannya. 

Misalnya dia melempar Lato-latonya dan mengenai kepala temannya, atau mungkin mengenai cangkir teh Pak RT sampai pecah.

BACA JUGA:  Empat Plus Enam Seputar Cinta Tanpa Syarat pada Anak

4. Memperpendek Tali Lato-lato jika Diperlukan

Jika diperlukan, kita bisa membuat tali Lato-lato menjadi lebih pendek. Tujuannya agar kedua bola lebih mudah dikendalikan oleh tangan anak kita yang kecil. 

Selain itu, tali Lato-lato yang lebih pendek memiliki risiko yang lebih kecil untuk membuat bola menyasar melukai anak kita atau temannya.

Itulah 4 hal yang mesti dilakukan jika anak kita kecanduan Lato-lato. Jadi, kita tidak bisa hanya membelikan dan membiarkan anak kita memainkannya begitu saja. 

Jika sempat, awasilah saat anak kita memainkan Lato-lato. Meski begitu, Lato-lato adalah salah satu mainan positif yang bisa dimainkan oleh anak-anak. 

Sebab, waktu mereka memainkan smartphone jadi berkurang. Hal ini dapat membuat anak kita lebih aktif dalam bersosialisasi dengan teman-temannya. (Diolah dari berbagai sumber/EditorMRC)