Alasan Jadi Caleg DPR RI: Mamiq Akram Prihatin 8 Kabupaten di NTB Masih Tertinggal!

Yang pertama, katanya, secara nasional, dirinya lama prihatin dengan nasib bangsa dan rakyat Indonesia yang belum bisa mencapai cita-cita adil makmur dan sejahtera.

Alasan Kedua, sebut Mamiq Akram,  nasib NTB sejak negara ini merdeka sampai sekarang. Dari 8 kabupaten dan 2 kota di NTB, 8 diantaranya adalah daerah tertinggal,daerah miskin, kasihan juga. belum bisa berubah sampai sekarang. “Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu, Sumbawa Barat, KSB, Lotim, Lobar dan KLU, belum keluar dari zona daerah tertinggal. Agak menyedihkan, entah apa yang dilakukan oleh pemimpin  daerah terdahulu. Kok sampai sekarang belum bisa menaikkan derajat kabupatennya. Itu secara keNTBan,”paparnya.

BACA JUGA:  Kluster Gowa Dominasi 38 Pasien Baru, Positif Covid 19 di NTB

 Kerinduannya itu, sebut Mamiq Akram ingin lebih bermanfaat, lebih berguna, paling tidak salah satu kabupaten bisa lepas dari daerah tinggal. “Misalnya, kabupaten kelahiran saya Lombok Tengah yang menjadi episentrum pariwisata belakangan ini, yang menjadi perhatian dunia bahkan sport tourismnya, Saya yang berlatar belakang pariwisata ini sangat merindukan bahwa NTB khususnya Lombok Tengah bisa menjadi barometer pariwisata yang maju dan dapat mensejahterakan rakyatnya. Karena percuma pariwisata itu maju kalau rakyatnya tidak sejahtera, omong kosong,”tegasnya seraya menambahkan dirinya ingin berperan aktif dalam menciptakan kondisi bangsa agar lebh harmonis lebih masuk dalam bingkai NKRI da Bhinneka Tunggal Ika yang hampir beberapa puluh tahun terakhir, terkesan di luar dari persatuan dan kesatuan.

Tentang Haji Lalu Akram Wirahadi

Pria yang akrab disapa Mamiq Akram dikenal sebagai salah satu tokoh pariwisata NTB. Lahir di Praya Lombok Tengah, 61 tahun lalu, tepatnya 29 Agustus 1963, Lalu Akram tercatat sebagai Ketua Pertama Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) NTB.

BACA JUGA:  Ini Dia 21 Pusat Belanja Yang Ditutup Sementara di Mataram

Karir berorganisasinya kian moncer dan pernah menjadi Pengurus DPP dan DPD ASITA NTB dua periode,  Wakil Ketua Kadin NTB, Wakil Ketua PBVSI NTB dan Pengurus KONI NTB dua periode.

Dalam organisasi sosial politik, Lalu Akram juga pernah menjabat sebagai Ketua DPC PKB Kota Mataram dan Ketua Tanfidziyah DPW PKB NTB.

BACA JUGA:  KEK Mandalika Sebagai Ladang Kesengsaraan di Masa Depan

Pada Pemilu 14 Februari 2024, Haji Lalu Akram Wirahadi mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI melalui Partai Kebangkitan Bangsa Dapil NTB Pulau Lombok dengan mengusung slogan Batur Mesak Menuju Perubahan untuk Indonesia Maju. (editorMRC)