Inflasi Capai Rekor Tertinggi, Pekerja di Eropa Mogok Kerja

MATARAMRADIO.COM – Para pekerja di sejumlah negara di Eropa turun ke jalan dalam beberapa pekan terakhir, didorong oleh tingkat inflasi yang mencapai rekor tertinggi yang menggerus nilai upah mereka.

Di Prancis, aksi mogok kerja yang dilakukan para pekerja perkeretaapian mengakibatkan kekacauan menjelang Natal. Operator perkeretaapian nasional Prancis, SNCF, harus menghentikan lebih dari sepertiga jadwal kereta untuk akhir pekan Natal.

Banyak orang menyatakan kekhawatirannya atas dampak dari aksi mogok kerja tersebut pada saat jutaan orang secara tradisional melakukan perjalanan untuk berkumpul dengan keluarga.

BACA JUGA:  Sekjen PBB Anggap Dunia Gagal Lawan Pandemi Korona

“Saya kira mereka yang aksi mogok kerja seharusnya tidak melakukannya pada akhir tahun dan memilih periode waktu lain,” kata Farid, warga setempat.

“Kereta saya dibatalkan akhir pekan ini dan saya harus menggunakan kendaraan pribadi, (ini) membuat saya merasa kesal,” kata Alexis, warga setempat dilansir dari XINHUA.

“Saya memahami aksi mogok kerja itu dan aksi tersebut dapat menekan SNCF untuk mendengarkan staf mereka dan membuat perubahan. Ini membuat para pelancong semakin sulit untuk mengatur ulang rencana (perjalanan). Mungkin sebagian orang bakal tidak dapat berkumpul dengan keluarga mereka,” kata Ivan, Departemen Telekomunikasi, SNCF.

BACA JUGA:  OPD Diminta Antisipasi Kenaikan Harga di Kota Mataram

Beberapa orang lainnya menunjukkan simpati pada para pekerja yang melakukan aksi mogok kerja.

“Ya, aksi mogok kerja telah terjadi dan berdampak besar pada kami, terutama untuk perjalanan akhir pekan ini. Saya kira aksi mogok kerja itu tidak salah dan saya mendukung aksi mogok kerja mereka. Mereka juga memberikan peringatan sebulan sebelumnya, yang memberi waktu kepada kita untuk beralih ke moda transportasi lain,” ujar Alexandre, Departemen Telekomunikasi, SNCF.

BACA JUGA:  Solusi Inflasi Ramadhan dan Idul Fitri

“Inilah situasi di Prancis saat ini. Biaya hidup meningkat drastis dan orang-orang ingin pemerintah melakukan sesuatu, tetapi pemerintah tidak dapat melakukan semuanya,” kata Pascal, warga setempat.

Di seluruh Eropa, upah gagal mengimbangi kenaikan sejumlah harga. Hal ini membantu memicu meluasnya ketidakpuasan para pekerja.

Di Italia, Portugal, Spanyol, Belgia, dan Inggris, para pekerja juga melakukan aksi mogok kerja dan berupaya menegosiasikan gaji mereka. (EditorMRC)