KNPI Jangan Jadi Tempat Berkumpul Mantan Ketua tak Produktif

MATARAMRADIO.COM – Ada pernyataan menarik dan unik dilontarkan Gubernur NTB ketika menghadiri Rakerda Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) NTB di Hotel Jayakarta Senggigi Lombok Barat, Senin (4/7).

Gubernur menghendaki KNPI ke depan jangan sampai menjadi tempat berkumpulnya mantan mantan Ketua yang tidak produktif lagi.” Harapan saya jangan sampai di KNPI ini menjadi tempat berkumpulnya mantan-mantan ketua yang sudah tidak lagi produktif, jadi harus direvitalisasi karena dunia sudah berbeda,” ujarnya.

Menurut Gubernur, organisasi kepemudaan seperti KNPI ini memiliki sejarah yang panjang. Biasanya dulu yang masuk pengurus DPD KNPI ini adalah orang-orang yang teruji setelah menjadi pimpinan organisasi kepemudaan sebelumnya.

BACA JUGA:  Aman, Pengosongan Lahan di Sirkuit MotoGP

“Ketika mereka menjadi ketua HMI, Ketua Pemuda Muhammadiyah, dan lain sebagainya kemudian pengalamannya disatukan dalam wadah yang namanya KNPI,” jelas Bang Zul.

Menurutnya, KNPI ini adalah kawah candradimuka dari pemimpin-pemimpin masa depan. Namun kata Bang Zul itu dulu, sekarang setting dunia itu berbeda.

Gubernur juga meminta Pengurus DPD KNPI NTB agar jangan membuat program yang menghadirkan diskusi tetapi buatlah program-program yang menjadi refleksi supaya potensi besar yang dimiliki NTB ada alirannya.

BACA JUGA:  Ini Ajakan Gubernur NTB Saat Peringatan Tahun Baru Islam

“Mudah-mudahan, dimasa yang akan datang sinergi dan kalaborasi saya sebagai Gubernur, dan sebagai senior teman- teman akan terus saling berkomunikasi dan bekerjasama,” tutupnya.

Sementara itu Ketua DPD KNPI NTB, Taufik Hidayat menyampaikan bahwasanya dua event internasional di NTB telah sukses digelar oleh provinsi yang kecil yang tidak mungkin jadi representasi bagi Indonesia.

“Walaupun kecil, kita memiliki tekad dan kemauan yang kuat. Selain itu kita memiliki Gubernur yang hebat sehingga Event internasional MotoGP dan MXGP Samota Sumbawa bisa digelar,” sanjungnya.

BACA JUGA:  Polemik MXGP Samota: Gubernur DZ 'Ditantang' Transparan Soal Pendanaan

Disebutkan Taufik, ekonomi kreatif kian meningkat mengingat era teknologi makin berkembang. Karenanya DPD KNPI NTB mendorong peningkatan ekonomi digital dalam rangka mengikuti standarisasi event internasional MotoGP dan MXGP.

“Mengingat MotoGP masih akan digelar 9 tahun lagi harus disiapkan dari sekarang kalau tidak anak-anak muda ini, para pelaku UMKM tidak mengikuti standarisasi maka akan sulit bersaing di kancah internasional,” pungkasnya. (EditorMRC)