Optimalisasi Pelayanan Perizinan Kapal


MATARAMRADIO.COM, Lotim – Peraturan Gubernur No. 24/ 2020 tentang Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap ( Samsat) Perizinan Kapal Perikanan di Pelabuhan Perikanan menekankan optimalisasi pelayanan perizinan kapal perikanan. Kedua, mendekatkan, memudahkan, dan mempercepat pelayanan perizinan kapal di pelabuhan perikanan kepada masyarakat. Ketiga, menerbitkan pelayanan perizinan kapal dan keempat, memberikan kepastian hukum pelayanan perizinan kapal. “ Alhamdulillah. Samsat ini pertama di Indonesia dan menjadi energi positif yang datang dari NTB,” ujar Wakil Gubernur NTB Dr.Hj.Sitti Rohmi Djalilah saat meluncurkan Program Pelayanan Samsat Perizinan Kapal Perikanan di Kantor Pelabuhan Perikanan Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Jum’at, (18/9).

BACA JUGA:  Wagub: Keterbukaan Informasi Publik Komitmen Pemangku Kebijakan

Wagub berharap kualitas Samsat Perizinan Kapal Perikanan terus ditingkatkan karena pelayanan dalam bidang apapun, tujuannya adalah memudahkan, mendekatkan dan membuat nyaman seluruh masyarakat yang dilayani.
“Mari kita jaga laut kita. Kita jaga masyarakat, dan dorong perekonomian nelayan menuju kesejahteraan,” jelasnya.
Ia berharap dengan adanya Samsat Perizinan Kapal Perikanan membuat seluruh nelayan merasa aman dalam menjalankan seluruh aktifitas usahanya.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB Lalu Wahyudi Adiguna, mengatakan, Inisiasi lahirnya Samsat Perizinan Kapal Perikanan dilakukan untuk meningkatkan pelayanan publik agar lebih efektif dan efisien yang akan memudahkan nelayan dan pengusaha perikanan dalam pengurusan dokumen kapal perikanan. Sehingga, produktifitas nelayan dalam melakukan usaha penangkapan ikan, dapat dioptimalisasi. (Humas NTB/MRC)

BACA JUGA:  Tentang Desa Gemilang, Wagub NTB Bilang Begini!