209 Anak Usia TK dan SD jadi Pahlawan Sampah

MATARAMRADIO.COM, Mataram – Sebanyak 209 siswa TK dan SD se Pulau Lombok mengikuti lomba mewarnai dan menggambar dengan tema Aku Pahlawan Sampah.

“Ini upaya menanamkan kesadaran bagi anak-anak akan kebersihan lingkungan,” jelas Santi, panitia Youth Trash Agent of Change kepada Mataramradio.com, Sabtu (27/8/22).
Setelah mengikuti lomba, jelas Santi anak-anak juga diajak mengikuti workshop tentang sampah.
“Ini juga untuk lebih meningkatkan kepedulian anak-anak terhadap sampah,” katanya.
Dengan dukungan STAPALA Jakarta, anak-anak yang terlibat dalam giat Youth Trash Agent of Change, jelas Santi langsung mendapat PIN “Aku Pahlawan Sampah”.
Melalui lebel “Aku Pahlawan Sampah”, diharapkan anak-anak bisa menjadi penggerak dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Mereka diharapkan bisa mengajak teman sebayanya untuk peduli dan menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan,” harapnya.
Hal yang lebih besar lagi, jelas Santi pemerintah propinsi NTB tidak lagi sendiri dalam mewujudkan program Zero waste.
“Kami ada dan siap mewujudkan program zero waste,” katanya.
Santi menegaskan, upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya pada anak usia TK dan SD namun juga tingkat lanjutan dengan menggelar lomba sesuai karakternya.
Untuk siswa SMP ada lomba fotografi yang digelar pada 28 Agustus 2022, untuk siswa SMA dan mahasiswa ada lomba musik kreatif dan film pendek yang digelar pada 1 Oktober 2022.
“Temanya tetap seputar sampah dan gelarannya di Taman Budaya,” katanya.
Khusus untuk lomba mewarnai dan menggambar, kata Santi karya para pemenang akan ditampilkan pada pameran yang akan digelar pada bulan Oktober di Geopark Rinjani atau di wilayah TNGR Sembalun. (MRC03)

BACA JUGA:  Wagub:  Perdagangan Orang dan Pernikahan Anak Jadi Masalah Serius di NTB