MATARAMRADIO.COM, Mararam – Ketua KPU Kota Mataram, M Husni Abidin menjelaskan dari 6. 525 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan suara (KPPS) pemilihan walikota dan wakil walikota Mataram yang mengikuti rapid tes sebanyak 300 petugas dinyatakan reaktif.

“Mereka yang dinyatakan reaktif sudah kami minta untuk isolasi mandiri,” katanya kepada wartawan, Rabu (2/12)
Husni menegaskan, setelah petugas yang dinyatakan reaktif melakukan isolasi mandiri selama 7 hari, mereka akan kembali mengikuti rapid tes untuk memastikan bahwa petugas KPPS tidak ada yang terpapar covid 19. “Yang reaktif belum tentu terkena covid,” tegasnya.
Husni berharap, dalam pelaksanaan pemungutan suara pemilihan walikota dan wakil walikota pada 9 Desember mendatang, semua yang terlibat menerapkan protokol kesehatan covid 19 termasuk peserta dan pemilih. (MRC03).