Ayah Biadab! Ditinggal Isteri Jadi TKW, Anakpun Digauli

MATARAMRADIO.COM, Dompu –  Ungkapan apa lagi yang tepat menggambarkan perilaku  seorang ayah berinisial MnW (43 tahun), warga Kelurahan Potu Dompu yang tega menggauli putrinya yang masih balita.

Perbuatan amoral ini  karuan saja menggemparkan warga Potu Dompu, Nusa Tenggara Barat  yang tak percaya kelakuan seorang ayah yang tega menggagahi putrinya berinisial CN (3 tahun).

Perilaku MnW terungkap atas penuturan Nenek CN yang melaporkan kejadian yang menimpa cucunya kepada polisi.

Dalam keterangan persnya, Kaur Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifa menyebutkan, bahwa kejadian tak senonoh oleh Pelaku MnW, terjadi pada Selasa (2/6) sekitar Pukul 03.00 dini hari.

BACA JUGA:  Gara-Gara PMI, IBK Terancam 10 Tahun Penjara

Pada saat kejadian, nenek korban, Aisyah terbangun ketika mendengar suara tangisan sang cucu dari kamar sebelah. Maklum sang nenek bersama cucu dan menantunya tinggal satu rumah. Sementara isteri pelaku sudah lama di luar negeri sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) atau Pekerja Migran Indonesia.”Dua kali sang nenek memanggil. Namun dijawab oleh menantunya, kalau cucunya menangis karena minta dibelikan HP,”ulas Aiptu Hujaifa sebagaimana dilansir dari tofonews.net, jaringan media MATARAMRADIO.COM.

Pelaku MnW, Warga Potu Dompu ditahan Polres Dompu I Foto:tofonews.net

Disebutkan, sang pelaku kepada mertuanya juga memberitahukan kalau anak menangis karena melihat tikus merayap di tubuh ayahnya.”Padahal, si nenek mendengar suara desah nafas pelaku yang tak biasa,”ungkapnya.

BACA JUGA:  Hebat! 150 Pekerja Migran asal NTB Dijemput Pesawat Carteran ke Negeri Jiran

Rupanya, pelaku tak mempedulikan panggilan mertua di kamar sebelah, dan terus saja menggauli putrinya yang menjerit kesakitan.

Belakangan, perbuatan bejat sang ayah ketahuan, ketika CN minta dibersihkan neneknya selesai buang air kecil. Korban mengeluh kesakitan pada kemaluannya dan tidak mau dikenakan celana.

Setelah didesak dan ditanya berkali-kali, sang cucu mengaku ‘digagahi’ ayahnya sambil memperagakan gerakan tubuh sang ayah saat menyetubuhi korban.”Neneknya  melihat ada luka di kemaluan korban sehingga diputuskan untuk diantar ke Puskesmas guna diperiksa secara medis,’jelas Aiptu Hujaiva.

Berdasarkan visum dari Puskesmas tersebut, bahwa luka pada kemaluan korban karena benda tumpul. Maka, sang Nenek melaporkan kejadian yang menimpa putrinya ke Polres Dompu pada Kamis (4/6).

BACA JUGA:  Ngaku Bisa Buka Aura, Malah Buka Aurat Anak di Bawah Umur

Atas laporan tersebut, lanjut Hujaifa, Reskrim Polres Dompu melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi yang menguatkan adanya dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur.

Akhirnya, pada Jumat (5/6), Kasat Reskrim Polres Dompu Iptu Iwvan Roland Cristovel SIK memerintahkan tim Gabungan JATANRAS Polres dan Anggota Intelmob Kompi 2 Batalyon C) yang dipimpin oleh Bripka Zainul Subhan untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Sekitar pukul 21.10 wita tim gabungan berhasil membekuk terduga pelaku di rumah Orang tuanya di lingkungan Potu, Kelurahan Potu. “Saat ini Mnw diamankan Mapolres Dompu untuk diproses lebih lanjut”, terang Aiptu Hujaifa. (Editor MRC)