MATARAMRADIO.COM – Provinsi Nusa Tenggara Barat terus berkomitmen dalam upaya pengarusutamaan gender dalam segala aspek kehidupan. Komitmen tersebut terlihat dari peran perempuan NTB yang tidak lagi hanya berkutat dengan pekerjaan domestik, melainkan telah merambat keberbagai bidang profesi.

“Sudah tidak ada lagi dikotomi antara laki-laki dan perempuan di Provinsi NTB. Buktinya, jabatan penting banyak dipegang oleh perempuan. Dibidang kesehatan, UMKM, pendidikan, hingga pemerintahan banyak perempuan di dalamnya,” ungkap Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd., saat menerima kunjungan Asisten Deputi Kesetaraan Gender dan Kualitas Keluarga Kementrian PPPA RI, Budi Mardaya, beserta Kepala DP3AP2KB NTB, Andi Pramaria, di Ruang Tamu Wagub NTB, baru-baru ini.

BACA JUGA:  ‘Cekal’ Korona, Pemkot Mataram Gelontorkan Rp 135 Miliar

Kunjungan tersebut dalam rangka advokasi Pengarusutamaan Gender (PUG) untuk mendorong percepatan peraihan penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) di Provinsi NTB.

Agar PUG dapat diterapkan di seluruh instansi pemerintah se-NTB, Wagub yang akrab disapa Ummi Rohmi ini akan membuat surat edaran terkait PUG dan dikirimkan ke masing-masing OPD. Hal tersebut agar PUG dapat diterapkan secara merata. Sebelumnya, Peraturan Gubernur NTB terkait panduan teknis PUG telah disahkan sejak tahun 2015 yang lalu.

BACA JUGA:  NTB Masuk 8 Besar Nasional Pasien Positif Covid 19

Sementara itu, adanya dukungan Pemprov. NTB  yang dipastikan oleh Wagub pada pertemuan tersebut, Asisten Deputi Kesetaraan Gender dan Kualitas Keluarga Kementrian PPPA RI, Budi Mardaya, optimis Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dapat diraih Provinsi NTB.

“Akan ada dukungan tertulis berupa surat edaran kepada masing-masing OPD untuk menjalankan PPRG. Itu yang membuat NTB optimis. Jika sudah ada surat edaran pemerintah akan memotivasi semua OPD,” tandas Budi Mardaya.

BACA JUGA:  Wagub: Keterbukaan Informasi Publik Komitmen Pemangku Kebijakan

APE sendiri memiliki 7 komponen kunci keberhasilan PUG, diantaranya komitmen, kebijakan, kelembagaan, sumber daya manusia dan anggaran, alat analisis gender, data gender, serta partisipasi masyarakat. Sedangkan untuk kategorinya, ada tiga kategori penerima anugerah APE diantaranya, Tingkat Pratama (Pemula), Tingkat Madya (Pengembang) dan Tingkat Utama (Peletakan dasar dan Keberlanjutan). (MRC-01/Diskominfotik NTB)