MATARAMRADIO.COM,Bima -Tidak terima Fandi Ardianssyah (23) dibunuh, keluarga korban mendatangi rumah pelaku IM (21) dan melakukan pengerusakan, Minggu (1/11) sekitar pukul 10.34 Wita

Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicaksono menjelaskan, setelah prosesi pemakaman Fandi, keluarganya mendatangi rumah IM dan merusaknya. Anggota Polsek dan personil Sat Sabhara Polres Bima Kota yang mengetahui hal itu menuju lokasi.
Kendati sudah diberikan pemahaman, aksi pelemparan tetap dilakukan mengakibatkan AIPDA Sri Yeni dan Bripda M Heri Sanjaya mengalami luka serius.
“Sri Yeni luka bocor di atas hidung dan dilarikan ke RSUD Bima. Sedang Heri Sanjaya luka robek di bagian kepala dan dilarikan ke Puskesmas Paruga,” ujarnya.
Setelah diberikan pemahaman, warga kembali ke rumah masing-masing. Namin untuk memastikan tidak ada reaksi susulan dari keluarga korban, personil tetap berjaga di rumah IM.
Kapolres mengimbau masyarakat tidak mengambil tindakan di luar aturan hukum. “Biarkan polisi memproses kasus ini. Pelaku sudah kami tangkap,” katanya. (Humaspolda /MRC).