MATARAMRADIO.COM, Lombok Tengah – Universitas Mataram bekerjasama dengan Massey University New Zealand berhasil mengembangkan sapi varietas unggul.
Varietas sapi yang dikembangkan varietas sapi bali dengan modifikasi pakan, perawatan dan lainnya sehingga menjadi berbeda dengan sapi bali pada umumnya.

Peneliti dari Universitas Mataram Prof. Dahlanuddin menjelaskan saat ada dua masalah pada varietas sapi bali yaitu pertumbuhan rendah dan daging yang lebih keras. ” Kta sudah berhasil meningkatkan pertumbuhan berat badannya hingga dua sampai tiga kali lipat,” terangnya.

Ia mengungkapkan penelitian dilakukan sejak 2001. Saat itu, mereka fokus untuk meningkatkan jumlah kelahiran sapi dari rata-rata 60-70 persen menjadi 85 persen. Bahkan pada 2009 panen raya pedet.
“Hasil penelitian pada 36 kelompok saat itu, kami menghitung terjadi kenaikan berat daging sebesar 130 persen. Ini sangat luar biasa dan menjadi program Dinas Peternakan NTB sejak saat itu,” ungkapnya.
Ia mengatakan bahwa pertumbuhan yang awalnya 200 gram perhari menjadi 500 sampai 600 gram perhari. “Dua tanaman lokal untuk pakan yang mampu meningkatkan berat sapi yakni daun turi dan lamtoro,” terangnya.
Menteri Pertanian, Dr. Syahrul Yasin Limpo yang mencicipi hasil olahan daging sapi varietas baru ini sangat mengapresiasi. “Saya yakin daging ini, daging khas Indonesia, akan menjadi prospek yang bagus untuk kedepannya,” kata Menteri Pertanian. (Humas/MRC)