MATARAMRADIO.COM, Mataram – Sebanyak sepuluh pengrajin di NTB mendapat bantuan modal dari Dekranas (Dewan Kerajinan Nasional) Indonesia masing-masing dua juta rupiah yakni dua pengrajin dari Kabupaten Lombok Barat, satu pengrajin dari Kabupaten Sumbawa, satu pengrajin dari Kabupaten Sumbawa Barat. Kemudian, dua pengrajin asal Kabupaten Lombok Timur, satu pengrajin asal Lombok Tengah dan dua pengrajin dari Kota Bima.

BACA JUGA:  "Enram", Alat Rapid Antigen Murah dengan Sensitifitas Tinggi

“Mudah-mudahan bantuan ini memberikan semangat bagi pengrajin untuk terus berkarya, menghasilkan kerajinan-kerajinan khas berdasarkan kekayaan warisan budaya yang dimiliki NTB,” ungkap Ketua Dekranasda NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati di Bale Kriya NTB, Rabu (24/2/21)
Menurut Niken, Dekranasda NTB juga akan mendorong para pengrajin untuk terus berkarya menghasilkan produk kerajinan.
“Saya berharap bantuan ini dapat meningkatkan produktifitas kerajinan dengan mempertahankan keaslian dan keunikan warisan budaya NTB,” katanya.
Salah satu pengrajin asal Batulayar Lombok Barat, Ryandika Terra Gandewa, mengungkapkan, bantuan ini membuktikan Dekranas pusat maupun daerah berpartisipasi mendorong pengrajin untuk terus berkarya dalam menghasilkan produk karajinan lokal.
“Saya bersyukur mendapat bantuan sehingga bisa terus berkarya,” ungkap pengrajin recycle kulit kerang mutiara itu.
Menurutnya, bantuan sangat bermanfaat bagi kesejahteraan karyawannya dan membangun usahanya. “Bantuan ini memotivasi saya untuk lebih maju lagi,” ungkapnya. (Manikp@kominfo/MRC