Mendagri:Tak Ingin Pilkada Jadi Ajang Persebaran Covid 19


MATARAMRADIO.COM, Mataram – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan covid 19 selama masa persiapan hingga pelaksanaan Pemilukada yang akan dilaksanakan pada 9 Desember mendatang sehingga momen Pemilukada tidak menjadi ajang persebaran covid 19. “Jangan sampai Pemilukada menjadi ajang persebaran covid 19,” tegasnya di Mataram, Selasa (21/7).

BACA JUGA:  Dinasti Politik Kota Mataram Bakal Tumbang di Pilkada 2020?

Untuk menghindari terjadinya persebaran covid selama proses hingga pelaksanaan Pemilukada, jelas Tito beberapa peraturan telah dibuat oleh KPU. “KPU yang membuat aturan dan Bawaslu yang mengawasi pelaksanaannya,” terangnya.
Hanya saja, agar pelaksanaan peraturan lebih efektif maka seluruh elemen masyarakat harus turut mengawasinya sehingga peraturan yang ada dapat dijalankan dengan baik.
Yang tidak kalah pentingnya, jelas Tito harus ada satu suara yang diusung dalam masa pandemi ini yakni peran kepala daerah dalam penanganan Covid 19 serta dampaknya.
Tito menegaskan, jika nanti ada calon pasangan dalam Pemilukada yang tidak mengusung peran kepala daerah dalam penanganan cohid 19 beserta dampaknya sebaiknya tidak dipilih. “Jangan dipilih,’ tegas Tito. (MRC 03)

BACA JUGA:  Bapaslon Agar Taati Janji Patuhi Protokol Kesehatan