MATARAMRADIO.COM, Lombok Barat – Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok barat bersama komunitas pariwisata dan masyarakat membersihkan pantai Loco Senggigi dari sampah sebagai upaya menggeliatkan sektor pariwisata di masa tatanan baru.

Kadis Pariwisata Lombok Barat, Saiful Ahkam menjelaskan selama pandemi covid 19 sektor pariwisata seperti mati suri. Seluruh aspek pariwisata tidak ada yang berjalan. Akibatnya, banyak pelaku pariwisata mengambil kebijakan ekstrim.
Namun, seiring waktu pandemi covid 19 memberi harapan bagi dunia pariwisata.”Selama ini pasar lokal terabaikan. Kini menjadi peluang dan memberi harapan hidupnya sektor pariwisata,” jelasnya.
Dengan slogan Ayo Kembali ke Senggigi, Ahkam berharap senggigi yang pernah menjadi ikon pariwisata di era 1990- an dapat kembali bersinar.
Salah satu upaya pemerintah kabupaten Lombok Barat untuk menggeliatkan pariwisata di Senggigi, jelas Ahkam dengan menggelar berbagai event secara virtual yang mendapat sambutan luar biasa.
Disamping itu, untuk menjaga kebersihan pantai, kata Ahkam pihaknya selalu melibatkan pelaku pariwisata juga masyarakat sekitar. “Untuk bersih-bersih pantai, kita agendakan tiap akhir pekan. Tempatnya selalu berpindah utamanya tempat wisata,” katanya.
GM Aruna Senggigi Resort & Convention, Weni Kristanti menjelaskan pandemi covid 19 bukan sesuatu yang harus dihindari tapi harus disiasati. “Ada peluang. Tinggal kita bagaimana menyiasatinya,” katanya.
Peluang pasar yang harus segera digarap yakni pasar domestik. Apalagi saat ini dunia pariwisata sudah mulai menggeliat. “Sejak beberapa bulan lalu, setiap akhir pekan mulai ada peningkatan hunian hotel,” jelasnya.
Weni mengakui, keterlibatan dinas pariwisata Lombok Barat turut memberi warna dunia pariwisata di Senggigi. “Kebijakan Pemda turut menggeliatkan pariwisata di Senggigi,” jelasnya (MRC03).