Bapaslon Agar Taati Janji Patuhi Protokol Kesehatan

MATARAMRADIO.COM, Mataram – Wakil gubernur NTB, DR Siti Rohmi Djalilah meminta bakal pasangan calon walikota dan wakil walikota, bupati dan wakil bupati di NTB yang mengikuti kontestasi pilkada agar mematuhi segala peraturan sebagaimana komitmen yang telah diikrarkan pada 17 September lalu.

Dalam ikrar disebutkan, bapaslon patuh terhadap protokol kesehatan covid 19 dan turut bertanggungjawab agar tidak terjadi pengerahan massa serta siap menerima sanksi bila melanggar ikrar yang disepakati baik sanksi admininstratif maupun pidana. “Semua sudah ada aturannya dan sanksinya sudah jelas,” tegas wagub saat menghadiri HUT Lalulintas ke 65, Selasa (22/9).
Kapolda Ntb, Irjen Pol M Iqbal menegaskan bagi bapaslon yang tidak mengindahkan protokol kesehatan dan melakukan pengerahan massa saat pengundian nomor nanti akan ditindak tegas sesuai peraturan. Bila terjadi pengerahan massa massa akan langsung dibubarkan. Bila tidak mematuhi protokol kesehatan akan ditindak sesuai aturan yang ada. “Bisa merujuk aturan Perda no 7 tahun 2020 tentang penanggulangan penyakit menular atau peraturan lainnya,” jelasnya.
Untuk meminimalisir terjadinya penumpukan massa saat pengundian nomor, jelas Kapolda jalan yang menuju kantor KPU se NTB akan dilakukan pemetaan dan dijaga personel kepolisian.
Kapolda berharap, para bapaslon menepati janji yang telah diikrarkan dan komitmen bersama menaati protokol kesehatan covid 19 demi keselamatan masyarakat. “Kita buktikan ikrar para bapaslon,” jelasnya. (MRC03)

BACA JUGA:  Pilkada Serentak Digelar 9 Desember 2020