Vaksin untuk Sehat

MATARAMRADIO.COM, Mataram – Gubernur bersama forum komunikasi Pimpinan daerah (Forkopimda) NTB menjadi kelompok pertama pemberian vaksin covid 19.

“Tidak terasa, tahu-tahu sudah selesai,” jelas gubernur Zulkieflimansyah usai di vaksin saat jumpa pers, Kamis (14/1/21).
Ungkapan gubernur diamini wagub, Dr Hj Sitti Rohmi Djalillah, Kapolda NTB, Irjen Pol M Iqbal juga Danrem 162/Wirabakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani. Menurut mereka, disuntik vaksin tidak terasa. Bahkan selama masa pemantauan selama 30 menit setelah penyuntikan tidak ada masalah. “Saya malah merasa segar,” ujar Kapolda, M Iqbal.
Karenanya, gubernur berharap masyarakat tidak takut lagi untuk di vaksin covid 19.
“Saya malah berharap. Setelah divaksin malah tambah percaya diri saya. Tapi ingat, tetap jaga protokol kesehatan,” jelas Wagub, Siti Rohmi Djalillah
Kadis Kesehatan NTB, dr Nurhandini Eka Dewi yang turut dalam.vaksinasi perdana menjelaskan dosis vaksin pertama 0,5 ml dan jarum yang digunakan pun jarum kecil. “Jarumnya kecil seperti jarum imunisasi untuk bayi,” jelasnya.
Menurur Nurhandini, sebelum vaksinasi dilakukan screening untuk memastikan orang yang di vakson dalam kondisi sehat. “Sesaat sebelum di vaksin, orang akan kembali diperiksa kesehatannya,” katanya.
Pemeriksaan kesehatan, jelas Nurhandini selain untuk memastikan orang yang akan di vaksin dalam kondisi sehat juga untuk memastikan mereka tidak masuk dalam kategori yang dikecualikan.
Adapun orang-orang yang dikecualikan dalam pemberian vaksin yakni pernah terkonfirmasi menderita covid-19, ibu hamil dan menyusui, menjalani terapi jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah, penderita penyakit jantung, penderita penyakit autoimun, penderita penyakit saluran pencerna kronis, penderita penyakit hipertiroid, penderita penyakit kanker, penderita diabetes melitus, penderita HIV dan penderita penyakit turberkulosis. (MRC03)

BACA JUGA:  OPD Agar Perbaiki Model Komunikasi Lebih Milenial