Homestay, Solusi Tamu GP

MATARAMRADIO.COM, Mataram – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) NTB, H Sahdan menjelaskan sebanyak 900 unit homestay telah dibangun pemerintah propinsi NTB sebagai upaya penanggulangan jika terjadi kekurangan kamar hotel saat perhelatan moto GP 2021.

“Secara keseluruhan, di Lombok ada 900 lebih unit homestay yang di bangun pemerintah propinsi NTB. Di wilayah selatan ada 350 unit homestay,” jelasnya kepada wartawan, Selasa (5/1/21).
Dijelaskan, pembangunan homestay dengan merehab rumah warga dilakukan setelah ada kesepakatan bahwa homestay akan disewakan kepada wisatawan apalagi saat perhelatan moto GP. “Kamar hotel mungkin tidak mampu menampung semua tamu. Homestay inilah solusinya,” jelasnya.
Namun, untuk memastikan bahwa homestay yang dibangun pemerintah sesuai perjanjian, jelas Sahdan perlu keterlibatan semua pihak terutama pelaku pariwisata untuk melakukan komunikasi dan pembinaan kepada masyarakat. “Jangan sampai homestay yang dibangun tidak jadi disewakan karena dianggap rumah sendiri,” jelasnya.
Homestay yang dibangun pemprop, kata Sahdan terdiri dari 3 kamar. Dua kamar untuk disewakan dan satu kamar untuk tempat tinggal pemilik namun berlainan pintu. “Ini bisa menjadi nilai tambah. Secara ekonomis bisa meningkatkan penghasilan masyarakat,” jelasnya.
Bahkan, melihat prospek homestay ke depan akan menguntungkan masyarakat, menurut Sahdan gubernur meminta agar pembangunan homestay ditambah. “Soal jumlah gubernur tidak menyebut. Cuma bilang agar pembangunan homestay dilanjutkan karena sangat menguntungkan masyarakat,” paparnya.
(MRC03)

BACA JUGA:  Gubernur : 1000 Mati karena Covid, 4000 Mati karena Takut