MATARAMRADIO.COM, Mataram – Lembaga Prediksi Survey dan Statisik Indonesia (Presisi) menyatakan pasangan calon Djohan – Danny (JODA) lebih unggul dari pasangan Najmul – Suardi (NADI) dengan selisih suara mencapai 17, 27 persen.

“Dengan selisih 17,27 pasangan JODA akan memenangkan pilkada di Lombok Utara. Sulit untuk dikejar,” jelas Direktur ekskutif Presisi, Darwan Samurdja kepada wartawan di Mataram, Kamis (3/12).
Menurut Darwan, masyarakat Lombok utara sudah cerdas dalam memilih seorang pemimpin. Mereka akan memilih seorang pemimpin yang dianggap mampu menyelesaikan masalah yang dihadapi. “JODA dianggap mampu menyelesaikan masalah di Lombok utara,” jelasnya.
Darwan melihat, salah satu kelompok yang cukup menjadi perhatian dalam mendulang suara adalah ASN. Walau untuk menjajaki kemana suara mereka akan berlabuh cukup sulit namun sebenarnya ASN sudah punya pilihan. Hanya saja pilihan itu akan ditentukan di akhir waktu. “Mereka akan berhati- hati dalam melangkah karena ada peraturan yang mengikat para ASN,” paparnya.
Pergulatan justru muncul di tingkat pemilih loyal. Berdasarkan hasil survey, ketika responden ditanya apakah akan ada perubahan dalam memilih, sebanyak 44 persen responden memberikan jawaban tetap akan memilih JODA Sedang pemilih loyal NADI hanya berada di angka 30 persen. “Jadi, JODA akan tetap memenangkan Pilkada di Lombok Utara,” jelasnya. (MRC03)