Penguatan Pendidikan, Literasi, dan Perlindungan Sosial Perkuat Pembangunan SDM 2026 (Bagian 40)


MATARAMRADIO.COM – Pemerintah Provinsi NTB terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui sinkronisasi Program Prioritas Nasional dengan Program Prioritas Provinsi Tahun Anggaran 2026.

Kebijakan ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas akses literasi, serta memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat, termasuk perempuan, anak, dan kelompok rentan.

Sejumlah perangkat daerah dilibatkan dalam pelaksanaan berbagai program strategis yang mendukung peningkatan kualitas SDM secara berkelanjutan.

Dukungan Pendidikan Capai Rp1,37 Triliun

Sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas utama dalam pembangunan daerah. Melalui Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Provinsi, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp1.379.215.485.684.

BACA JUGA:  Laporan Realisasi APBD Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2024: Wujud Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah (Bagian 29)

Anggaran ini diarahkan untuk mendukung operasional penyelenggaraan pendidikan, peningkatan kualitas layanan pendidikan, serta penguatan berbagai program pengembangan pemuda dan olahraga.

Pelestarian Naskah Kuno dan Penguatan Literasi


Upaya menjaga warisan intelektual bangsa dilakukan melalui Program Pelestarian Koleksi Nasional dan Naskah Kuno yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan alokasi anggaran Rp75.530.000.

Program ini bertujuan menjaga keberlanjutan warisan budaya dan literasi melalui perlindungan dokumen penting dan naskah bersejarah.

BACA JUGA:  Perkuat Lapangan Kerja Berkualitas, Pemprov NTB Sinkronkan Program Pengawasan Ketenagakerjaan 2026 (Bagian 12)


Selain itu, Program Pembinaan Perpustakaan juga dialokasikan anggaran sebesar Rp1.107.502.000 untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan serta memperluas akses masyarakat terhadap sumber-sumber pengetahuan.


Penguatan Perlindungan Sosial dan Hak Anak

Dalam upaya memperkuat perlindungan kelompok rentan, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melaksanakan beberapa program strategis, di antaranya:
• Program Pemenuhan Hak Anak (PHA) dengan alokasi Rp11.900.000,
• Program Penanganan Bencana sebesar Rp198.050.000,
• Program Pengarusutamaan Gender dan Pemberdayaan Perempuan dengan anggaran Rp13.500.000.

BACA JUGA:  Ucapan HUT NTB 2022 Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB

Program-program tersebut diarahkan untuk memastikan perlindungan terhadap anak, memperkuat kesetaraan gender, serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanganan kondisi darurat yang berdampak pada masyarakat.
Sinergi untuk Pembangunan SDM Berkelanjutan

Melalui berbagai program tersebut, pemerintah daerah berupaya menciptakan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Sinergi antara sektor pendidikan, literasi, dan perlindungan sosial diharapkan mampu menghasilkan generasi yang cerdas, tangguh, serta memiliki daya saing tinggi dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa depan. ***