MATARAMRADIO.COM – Pemerintah Provinsi NTB terus mendorong pembangunan yang berimbang melalui sinkronisasi Program Prioritas Nasional dengan Program Prioritas Provinsi Tahun Anggaran 2026.
Fokus diarahkan tidak hanya pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), tetapi juga pada pelestarian budaya serta penguatan kesiapsiagaan bencana sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.
Dukungan Pendidikan Vokasi di Kota Mataram


Penguatan pendidikan vokasi terus dilakukan melalui dukungan terhadap sekolah menengah kejuruan (SMK).
Beberapa sekolah yang mendapatkan alokasi anggaran melalui Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Provinsi antara lain:
• SMKN 3 Mataram sebesar Rp158.950.000,
• SMKN 5 Mataram sebesar Rp1.081.697.500, yang terdiri dari belanja operasi Rp1.031.697.500 dan belanja modal Rp50.000.000.
Dukungan ini bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran, sarana pendidikan, serta kesiapan lulusan dalam menghadapi dunia kerja.
Pengembangan Kebudayaan Melalui Taman Budaya
Pelestarian dan pengembangan budaya daerah juga menjadi perhatian melalui Taman Budaya. Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2.100.000.000 untuk Program Pengembangan Kebudayaan yang diarahkan pada pelestarian seni, tradisi, serta penguatan identitas budaya lokal.
Selain itu, Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Provinsi pada Taman Budaya mendapatkan alokasi Rp9.600.000 untuk mendukung operasional kegiatan. Sementara Program Pengelolaan Permuseuman tetap dicantumkan sebagai bagian dari rencana strategis meskipun belum dialokasikan anggaran.
Penguatan Penanggulangan Bencana
Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaksanakan beberapa program penting, antara lain:
• Program Penanggulangan Bencana dengan anggaran Rp669.999.450,
• Program Pencegahan, Penanggulangan, Penyelamatan Kebakaran dan Penyelamatan Non Kebakaran sebesar Rp80.000.000,
• Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Provinsi dengan total anggaran Rp10.942.372.685, terdiri dari belanja operasi Rp10.925.372.685 dan belanja modal Rp17.000.000.
Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas penanganan bencana serta memperkuat sistem mitigasi di daerah.
Perencanaan dan Evaluasi Pembangunan Daerah
Untuk memastikan pembangunan berjalan efektif dan terarah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) melaksanakan Program Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah dengan alokasi anggaran Rp211.149.200.
Program ini berperan penting dalam memastikan seluruh kebijakan pembangunan berjalan sesuai target dan prioritas yang telah ditetapkan.
Sinergi Menuju Pembangunan Berkelanjutan
Melalui berbagai program tersebut, pemerintah daerah menunjukkan komitmen dalam membangun SDM yang unggul, melestarikan budaya lokal, serta meningkatkan ketahanan terhadap bencana.
Sinkronisasi antara program nasional dan daerah diharapkan mampu menciptakan pembangunan yang berkelanjutan, tangguh, dan berdaya saing pada tahun 2026. ***




















































































































































