Witan Sulaiman Terima Hadiah Beasiswa Pendidikan S2 dari Walikota Palu

MATARAMRADIO.COM – Hadiah kejutan diberikan Walikota Palu H Hadianto kepada pemain Timnas Indonesia Witan Sulaiman ketika pulang ke Palu Kota Kelahirannya pada Jumat (7/1).

Setibanya di Kota Palu, Witan Sulaiman yang berdarah Lombok ini diterima Walikota Palu yang mengajaknya makan siang bersama dan bersenda gurau seputar pengalaman mengikuti ajang AFF 2020.
Di sela obrolan itulah Walikota Palu menyampaikan hadiah kejutan kepada Witan Sulaiman berupa beasiswa pendidikan hinggga kuliah
sampai pendidikan S2. “Karena Witan Sulaiman, salah satu putra daerah yang telah mengharumkan nama baik Kota Palu, ” demikian ungkap Walikota Hadianto yang juga Ketua Asprov PSSI Sulawesi Tengah seperti dikutip dari status terbaru Garuda Fighter di akun facebooknya.

Tentang Witan Sulaiman

Witan Sulaeman lahir di Kota Palu Sulawesi Tengah pada 8 Oktober 2001. Humadi, ayah Witan berasal dari Lombok Timur NTB dan Ibunya dari Palu Sulawesi Tengah.

Witan selama ini dikenal sebagai pemain sepak bola profesional asal Indonesia yang bermain sebagai gelandang untuk klub FK Senica bersama Egy Maulana Fikry dan tim nasional Indonesia.

BACA JUGA:  Prof. Dr. Judha Riksawan S.H., M.H.: Dari Penyiar Hingga Guru Besar

Dikutip dari wikipedia disebutkan, Witan Sulaeman beranjak dari keluarga yang sederhana dengan ayah yang bekerja sebagai pedagang sayur. Witan pun awalnya bermain bola secara otodidak di kampungnya. Kemudian ketika masuk jenjang sekolah menengah pertama, Witan masuk ke tempat yang lebih formal. Dia masuk ke sekolah sepak bola (SSB) Galara Utama di Palu. Bersama SSB itu, Witan bermain di beberapa kompetisi usia muda seperti Liga Pelajar di Palu dan Piala Kemenpora. Setelah lulus sekolah menengah pertama, Witan memberanikan diri merantau ke Jakarta untuk ikut seleksi di sebuah klub.

Witan Sulaiman dan Keluarganya . /foto: istimewa

Witan mengikuti seleksi dan kemudian diterima di PPLP Ragunan atau Diklat Ragunan. Tempat yang juga dikenal sebagai Sekolah Keolahragaan Ragunan itu merupakan tempat yang melahirkan salah satu legenda sepak bola Indonesia, Bambang Pamungkas. Pada 2017, ketika masih menimba ilmu di Diklat Ragunan, Witan terpantau oleh Indra Sjafri yang menjadi pelatih timnas Indonesia U-19. Dia pun membuat debut pada laga melawan timnas U-20 Brasil, 31 Mei 2017. Selain menjadi anggota timnas U-19, Witan juga menjadi anggota timnas U-16.

BACA JUGA:  Opik Semakin Romantis (3)

Witan Sulaeman terjun ke sepak bola profesional pada putaran kedua musim 2019. Klub profesional pertama yang ia bela adalah PSIM Yogyakarta. PSIM mengumumkan mendapatkan Witan lewat akun resmi Instagram klub. PSIM mengindikasikan bahwa transfer ini berdurasi singkat, sebab Witan diyakini akan bermain untuk klub Eropa saat berusia 18 tahun. Witan Sulaeman bermain di Liga 2 ketika usianya 17 tahun. Bergabungnya Witan Sulaeman ke PSIM tak lain hanya karena kepentingan SEA Games 2019. Selain untuk menambah jam terbang, pemain asal Palu itu baru bisa terbang ke Eropa ketika sudah mencapai usia 18 tahun. Debutnya bersama Laskar Mataram terjadi dalam laga melawan Persiba Balikpapan, pada Kamis, 22 Agustus 2019.

Setelah sempat dirumorkan bergabung dengan Lechia Gdańsk dan beberapa klub Polandia lainnya di liga Ekstraklasa dan juga beberapa klub Belgia di Liga Profesional Belgia. Pada tanggal 11 Februari 2020, Witan resmi bergabung dengan klub asal Serbia yaitu Radnik Surdulica yang bermain di Liga Super Serbia dengan kontrak jangka panjang 3,5 tahun. Kontrak ini memiliki klausul khusus yang dimana jika Witan dipanggil pemusatan latihan untuk persiapan Indonesia U-19, ia harus diizinkan pulang. Hal ini dilakukan tim nasional U-19 sebagai persiapan menghadapi Piala Dunia U-20 FIFA. Ia kemudian debut pada 14 Juni 2020, menggantikan Bogdan Stamenković di pertandingan liga melawan Radnički Niš.

BACA JUGA:  I Nyoman Swandiasa: Dukung Jurnalis Warga Wujudkan Mataram Smart City

Karier Internasional

Witan membuat debut Internasional bersama Indonesia U-19, 31 Mei 2017 melawan Timnas U-20 Brasil dengan hasil skor kalah 1 – 0. Ia mencetak gol pertamanya di ajang AFF U-16 2017, 13 September 2017 di menit ke 41 dan gol kedua pada menit 67 melawan Tim nasional U-19 Brunei Darussalam dengan hasil skor menang 8 – 0.
Debut resminya bersama Timnas senior terjadi pada laga persahabatan internasional FIFA antara Indonesia vs Oman di Stadion The Seven’s, Dubai, Uni Emirat Arab, 29 Mei 2021. Witan masuk sebagai pemain pengganti menggantikan kapten timnas Indonesia Evan Dimas Darmono pada menit ke 68′. Dengan hasil akhir skor kalah 1-3. (EditorMRC)