
MATARAMRADIO.COM – Ketua Tim Pelestarian Naskah Kuno Nusantara Perpustakaan Nasional, Ahmad Dian Faiz menyatakan Provinsi NTB memiliki banyak naskah kuno baik yang tersebar di masyarakat maupun yang sudah tersimpan di museum NTB.
“Dari hasil inventarisasi, ada sekitar 5113 naskah kuno di Provinsi NTB,” katanya di sela proses digitalisasi naskah kuno di museum NTB, Rabu 24 Juni 2026.
Dari 5113 naskah kuno tersebut, jelas
Ahmad Dian Faiz sebanyak 1100 naskah kuno tersimpan di Museum NTB yang sebagian besar berupa lontar.


“Lontar rawan terdegradasi. Karena itu, upaya digitalisasi perlu dilakukan terhadap naskah-naskah kuno,” katanya.
Menurut Ahmad Dian Faiz, kedatangan tim perpustakaan nasional yang keempat kalinya di Museum NTB sejak beberapa hari lalu guna melakukan digitalisasi terhadap 50 naskah kuno,
“Sebelumnya, tim sudah melakukan digitalisasi terhadap 149 naskah kuno yang ada di Museum NTB,” katanya.
Untuk melakukan digitalisasi atau perawatan terhadap naskah-naskah kuno, jelas Ahmad Dian Faiz tidak bisa dilakukan hanya oleh perpustakaan nasional tapi harus ada keterlibatan perpustakaan daerah.
“Pemerintah daerah baik provinsi mau kabupaten/kota harus terlibat dalam digitalisasi naskah kuno,” katanya.***



















































































































































