MATARAMRADIO.COM – Kepala Dinas Perdagangan NTB, Jamaluddin menjelaskan harga gas elpiji 3 kg di Pulau Sumbawa bisa mencapai 35 hingga 45 ribu per tabung.
Tingginya harga gas elpiji 3 kg, jelas jamaludin akibat tidak adanya stasiun pengisian Bulk energi (SPBE) Pertamina non subsidi.
“Saat kami tanya ke Pertamina, ternyata di Pulau Sumbawa belum ada SPBE non subsidi. Kalau SPBE subsidi sudah ada di Pulau Sumbawa,” katanya, Senin 19 November 2025.


Tidak adanya SPBE non subsidi di Pulau Sumbawa, jelas Jamaludin berdampak pada tingginya harga elpiji 3 kg karena digunakan untuk kebutuhan lain.
Agar harga gas elpiji 3 kg di Pulau Sumbawa bisa lebih terjangkau oleh masyarakat, jelas Jamaludin perlu disikapi bersama oleh pemerintah daerah bagaimana SPBE non subsidi bisa hadir di Pulau Sumbawa.
Saat ini, kata Jamaluddin solusi yang mereka berikan adanya subsidi dari pemerintah terkait tranportasi laut.
“Mereka minta ada subsidi untuk transportasi kapal. Kalau tranportasi darat, mereka yang tanggung,” katanya.***




















































































































































