Igor Amtenar: Aku Penziarah Kubur, Bukan Penyembah Kubur!

MATARAMRADIO.COM, Mataram -Salah seorang musisi dan Seniman Lombok, Igor Amtenar ikut angkat bicara terkait viralnya video tentang Hukum Wisata Religi Ustadz Mizan Qudsiyah, Pimpinan Ponpes Assunnah Bagek Nyaka Aikmel Lombok Timur yang menuai kemarahan dan aksi Ummat Islam di Pulau Lombok.

Tiada lain dan tiada bukan adalah perihal nama Makam Tain Acong yang disebutkan sang ustadz dan viral di media sosial.

Nama kuburan inilah sebagai pemicu dan mengundang tanda tanya banyak orang, dimana keberadaan kuburan yang dimaksud sang Ustadz.

Igor yang dikenal sebagai bassist band Lombok Amtenar dan juga seorang pegiat media sosial bahkan sudah berusaha mencarinya melalui mesin pencari Google. Hasilnya Nihil.”
,-#404 Not Found-, tulis Igor dalam status di akun facebooknya yang juga ramai diperbincangan warga dunia maya. Dia bahkan meminta sang ustadz menyebutkan titik koordinat kuburan tersebut.

Sebagai salah seorang penziarah kubur, Igor Amtenar tak terima dan keberatan dengan kajian ustadz tersebut.”Aku penziarah kubur, Bukan Penyembah Kubur!!!!,”tegas Igor yang diamini ribuan pengikutnya di media sosial.

Inilah kutipan lengkapnya!

“Jadi menurut paham kalian aku ini ahli bid’ah karena ziarah ke makam keramat, makam para aulia, para wali, habaib, para tuan guru, para alim ulama yaa kan ? fix yaa‚Ķ.ok gak apa apa, jadi tempatku di neraka jahanam kan ? Cuma kalian yang sudah pasti masuk surga kan ? Seeep ūüĎć

BACA JUGA:  Papuk Sri: Wanita Misterius Dalam Congah Praya

Mana tiket masuk nerakanya ? sini jangan lupa lengkapi sama surat tugas dari ALLAH yaa.

Trus, menurut tafsir kalian yang diterima doanya itu hanya anak orang yang sudah meninggal kan ? orang lain doanya gak diterima ? gitu kan ?

Kalian pikir hukum ALLAH itu ada yang bersifat Nepotisme gitu ? Yaa udah mulai sekarang jangan bersholawat kepada nabi yaa, atau mendoakan guru guru kalian itu, kan kalian bukan anak mereka, bukan siapa siapanya.

Memang, orang yang sudah meninggal itu gak mungkin lagi bisa berbuat amal kebaikan, kecuali sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak sholeh yang mendoakan kepadanya. Tapi kita yang masih hidup boleh berdoa kan ? berdoa apa saja boleh kan ? siapa tau doa kita diterima, kan Allah maha menerima segala kebaikan ? gak tau yaa ? Lagipula kalau kita kirim paket gak kembali berarti paketnya sudah diterima, mikirnya mbok yang simple gitu aah, makanya kalau ngaji jangan lupa mengKaji ajian itu.

BACA JUGA:  Tuntut Proses Hukum Ustadz Intoleran, Ribuan Massa Islam Geruduk Kantor Bupati Lotim

Apa kalian pernah liat saudara muslim kalian menyembah kubur ? Berdoa gitu bilang “Yaa Kubur Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, kabulkanlah doa kami”‚Ķ.pernah ?

Apa kalian pernah dengar para kekasih ALLAH itu selama hidupnya bilang ” Nanti kalau aku meninggal kalian berdoa dikuburku yaa sekalian wisata, nanti ku kabulkan apa yang kalian minta”‚Ķ.Pernah ?

Semua tudingan kalian itu kan berdasarkan tafsir dan ajaran faham kalian sendiri, sementara yang kami jalani ini juga berdasarkan tafsir dan pemahaman guru guru kami, jadi kalau sifatnya sama sama tafsir dan ajaran, finalnya kan nanti di akhirat, kok kalian mendahului kebenaran gitu sih ?

Ini tuh….Soal Cinta !!!! paham gak sih ? apa kalian kekurangan cinta ???? atau bahkan gak punya yaaa ?

Lagipula, kami ziarah makam itu bukan mengunjungi orang mati seperti pikiran kalian, mereka itu masih hidup dalam dimensi yang lain, jasadnya memang sudah dimakan cacing, tapi ruhnya masih ada, jadi salahnya dimana kalau kami rindu bertemu mereka ???? coba otaknya dipakai jangan cuma dipasangin surban.

Gimana gak marah kalau guru kami, orang orang tua kami juga kalian tuding sesat, bid’ah, ahli neraka, sementara oleh mereka kami selalu diajarkan untuk mengutamakan ukhuwah islamiyah biarpun beda pendapat, eeeeh kalian malah merusaknya sambil cengar cengir, terus kenapa pula kalian sibuk dakwah ke daerah daerah yang mayoritas muslim ? bukan ke daerah minoritas ? kalian itu sebenarnya Islam gak sih ? maaf kalau kami curiga.

BACA JUGA:  Perempuan Sasak Pencipta Perang

Oke, finally…tolong shared koordinat makam keramat tain acong itu, aku jadi pengen ziarah kesana, karena sudahku tanya syeikh al googleliyah beliau gak tau tuh, 404 not found katanya, atau mungkin ada makam keramat yang namanya tain t***e (redaksi) gitu yang bisa aku ziarahi ? aku pasti ziarah karena keyakinanku tidak bisa dipatahkan hanya karena nama sebuah makam !!!!!

Karena Aku Penziarah Kubur, Bukan Penyembah Kubur !!!!!!!

Wassalam
Bang Igor Amtenar-

Hingga berita ini diturunkan, polemik seputar kasus yang membelit ustadz Mizan Qudsiyah masih trending topic. Belum lagi gelombang aksi demo ummat Islam dari berbagai wilayah di Lombok yang menuntut aparat penegak hukum segera menuntaskan kasus dugaan ujaran kebencian dan penodaan ajaran agama. Ustadz Mizan Qudsiyah sendiri telah ditahan dan diamankan di Mapolda NTB untuk keperluan penyelidikan, penyidikan dan proses hukum lebih lanjut.(EditorMRC).