MATARAMRADIO.COM – Kepala Dinas Kebudayaan NTB, Muhamad Ihwan menjelaskan selama ini ketika berbicara budaya sering kali imagenya soal pentas. Padahal, sebenarnya budaya itu hidup di satu masa pada zamannya.
“Zaman sekarang berbeda dengan masa yang akan datang dan masa lalu,” katanya, beberapa waktu lalu.
Menurut Muhamad Ihwan, kemajuan teknologi bisa mempengaruhi kebudayaan bahkan bisa mengikis nilai-nilai budaya yang hidup di masyarakat.


Sebagai contoh, saat ini kita senang dengan plecing kangkung, beberuk dan lainnya. Tapi generasi berikutnya, senang dengan makanan dan pakaian Korea padahal itu budaya Korea.
“Kalau nilai-nilai budaya yang ada di masyarakat tidak dihidupkan maka budaya kita akan kalah dari budaya luar,” katanya.
Karena itu, jelas Muhamad Ihwan penggalian dan penyebaran nilai -nilai budaya harus dilakukan secara masif kepada generasi muda agar nilai-nikai budaya itu tetap hidup di masyarakat.
“Jangan sampai teknologi mengikis akar budaya yang ada di masyarakat dan tergantikan oleh budaya dari luar,” katanya.
Muhamad Ihwan berharap, pembangunan di NTB bisa lebih fokus dalam pembangunan nilai, pelestarian seni dan pemanfaatan budaya untuk kemaslahatan masyarakat NTB.***














































































































































