Mendongeng, Alternatif Pola Pembelajaran

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"resize":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

MATARAMRADIO.COM – Bunda Literasi Provinsi NTB, Sinta Agathia menjelaskan untuk mengekplor kemampuan dan kelebihan anak-anak didik tidak hanya dilakukan dengan pembelajaran tatap muka tapi bisa juga dilakukan dengan metode mendongeng.

“Saat ini, pembelajaran tatap muka tidak sepenuhnya efektif,” katanya saat menghadiri “NTB Mendongeng” di SDN 5 Batu Mekar, Lingsar, Lombok Barat, Selasa 12 Mei 2026.

BACA JUGA:  Diusulkan Berhenti Jadi Gubernur NTB, Ini Kata Bang Zul!

Pembelajaran dengan cara mendongeng, jelas Sinta Agathia merupakan pembelajaran yang dilakukan dengan cara menyenangkan sehingga pesan yang disampaikan akan lebih mudah diingat oleh anak-anak.

Sinta Agathia yakin, metode mendongeng akan berhasil dalam memberikan pembelajaran kepada anak-anak sebab metode mendongeng.

“Optimis akan berhasil karena sudah banyak dilakukan dimana-mana. Apalagi banyak tim literasi dan tenaga pendidik yang siap memajukan pendidikan,” katanya.

BACA JUGA:  Sertijab Kepala Perwakilan Ombudsman RI NTB, Wagub Ingatkan Ini!

Bunda Sinta menegaskan keberhasilan pola pendidikan yang diterapkan di sekolah harus mendapatkan dukungan dari keluarga.

Namun demikian, Bunda Sinta memahami tidak setiap keluarga memiliki kemampuan yang sama dalam hal mendongeng. Karena itu, cara mendongeng bisa diduplikasi sehingga setiap orang tua bisa mendidik anak-anaknya.

“Orang tua bisa menduplikasi bagaimana cara mendongeng dan anak-anak juga bisa menceritakan apa yang dialaminya selama berada di sekolah,” katanya.***

BACA JUGA:  67 Sapi Terpapar PMK. Kadis Peternakan Nyatakan Akibat Belum Divaksin