MATARAMRADIO.COM – Kawasan Wisata Pantai Senggigi Lombok Barat kembali menata diri. Keberadaan sejumlah hotel berbintang kelas dunia adalah buktinya.
Salah satunya adalah Aruna Senggigi Resort and Convention yang dikenal sebagai hotel bintang empat mengusung konsep MICE dan Bleisure.
Ya. Aruna Senggigi tidak saja dikenal sebagai pusat akomodasi berkelas dunia dengan beragam fasillitas kamar dan layanan publiknya, tetapi kini menjelma menjadi pusat MICE yakni meeting, Incentive, Convention and Exibition.


Dalam rangka itu pula, Aruna Senggigi meluncurkan venue dan ruang serbaguna yang disebut Mandura Multifunction.
Sebuah ruang seluas 336 meter persegi ini bukan hanya ruang pertemuan yang bisa menampung hingga 500 orang, tetapi juga menjadi ruang serbaguna melengkapi ruang eksklusif lainnya.
Dari rapat bisnis hingga aneka event lain, semuanya menemukan tempat di sini.
“Dahulu dikenal sebagai Restoran Naga, Soft launching digagas bersamaan dengan perayaan tahun baru China kemarin,” kata Yeyen Heryawan, General Manager Aruna Senggigi Resort and Convention dalam acara Halal Bihalal dengan sedikitnya 130 mitrabisnis pada Senin,20 April 2026.

Disebutkan, peluncuran perdana Mandura Multifunction pada tahun baru China kemarin mendapat respons positif. Dia berharap venue baru ini menjadi ikon baru memperkuat posiitioning Aruna Senggigi sebagai pusat MICE yang eksotis.
“Dengan kapasitas 500 pax, bisa disekat jadi tiga ruangan dengan kapasitas sesuai kebutuhan. Di sebelah kiri ada kolam renang, Cottage Bukit Aruna dan sebelah kanan langsung akses jalan negara. Semua memberi kemudahan dan kenyamanan,”tambah Yeyen dan memperkenalkan Rizky Bestari sebagai Marketing Manager baru Aruna Senggigi.
Lebih lanjut Yeyen menyampaikan terimakasih kepada insan media, pelaku usaha jasa EO dan WO yang disebutnya sebagai mitra strategis
Yeyen menyebut kolaborasi sebagai kunci. Baginya, pariwisata tidak bisa dibangun sendiri ia adalah kerja bersama lintas sektor.
Pernyataan senada diungkapkan Rizky Bestari, Marcom Aruna Senggigi Resort and Convention.
Ia menjelaskan pula agenda peluncuran venue baru lainnya yakni Aruna Senggigi Beach Front
Rizky menyebut inovasi ini sebagai jawaban atas ikhtiar Manajemen membaca tren baru: “bleisure”, di mana batas antara kerja dan liburan semakin tipis.
Di sinilah pengalaman menjadi kunci.
Bayangkan menyelesaikan rapat di siang hari, lalu melangkah keluar menuju pantai saat senja mulai turun. Warna jingga memantul di permukaan laut, menciptakan suasana yang tak hanya indah, tetapi juga intim.
“Konsep Beachfront yang tengah disiapkan Aruna mencoba menghadirkan momen-momen seperti itu romantis, santai, sekaligus eksklusif,”ungkapnya.
Senggigi hari ini memang berbeda. Namun pesonanya belum pudar.
Wayan Sutama selaku Food and Beverage manager
Aruna Senggigi mengaku optimis diluncurkannya Mandura Multifunction dan Beach Front akan mampu memberi warna tersendiri membangkitkan kembali pariwisata Senggigi yang pernah berjaya di era 90-an.
“We wanna make Senggigi great again,” pungkasnya.
Tentu tak berlebihan. Senggigi hanya menunggu untuk diceritakan kembali dengan cara yang lebih segar, lebih relevan, dan lebih kolaboratif.
Di penghujung acara, tawa dan obrolan ringan mengalir di antara para tamu. Musik mengiringi makan siang, menciptakan suasana hangat yang terasa sederhana, tetapi penuh makna.
Di balik itu semua, ada optimisme yang tumbuh perlahan namun pasti.
Bahwa Senggigi akan kembali bersinar.
Dan Aruna Senggigi Resort & Convention memilih untuk berdiri di garis depan perjalanan itu.
Sebuah undangan pun terbuka lebar: datang, rasakan, dan alami sendiri bagaimana ketika bisnis bertemu dengan nuansa sukacita, penuh kesenangan.
“Welcome to Senggigi. Welcome to Aruna.When pleasure meets business,”demikian Wayan Sutama. ***





















































































































































