MATARAMRADIO.COM – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB, Lalu Mirza Amir Hamzah Bapuangam menjelaskan El Nino yang terjadi akhir-akhir ini berdampak pada pertanian di NTB.
“NTB terkena dampak El Nino tapi belum merah sekali,” katanya, Senin 27 April 2026.
Dengan adanya El Nino, jelas Lalu Mirza Amir pihak pemerintah Provinsi NTB terus melakukan pemetaan terhadap daerah -daerah pertanian. “Kita petakan daerah-daerah yang surplus air,” katanya.


Kadis berharap, dengan adanya El Nino para penyuluh pertanian bisa memberikan edukasi kepada para petani.
“Jangan paksakan menanam padi, jika kondisinya tidak memungkinkan,” katanya.
Berdasarkan informasi BMKG, jelas Kadis El Nino akan terjadi cukup panjang antara 8 hingga 9 bulan.
Untuk menyiasati hal tersebut, kata Kadis perlu ada percepatan pertanaman dan adaptasi varietas padi yang tahan terhadap kekeringan.***















































































































































