Gagal di Zonasi, Lapor Gubernur dan Menteri Agar Anak Dapat Bersekolah


“Setelah diinventarisasi, hasilnya segera dilaporkan ke penjabat gubernur,” katanya menanggapi banyaknya orang tua siswa yang mendatangi kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB terkait tidak lolosnya siswa di jalur zonasi, Senin 8 Juli 2024.

BACA JUGA:  PJ Bupati Lotim Kukuhkan Korwil dan Organ Otonom IKA SMANSABAYA Se Indonesia


Setelah melaporkan ke Gubermur, jelas Aidy pihaknya juga akan melaporkan ke kementerian pendidikan terkait kebijakan tindak lanjut agar anak-anak yang belum diterima bisa terfasilitasi.


Menurut Aidy, ada sekitsr 53 ribu siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke SMA sederajat ementara daya tampung terbatas.


Namun demikian, kata Aidy pihaknya pihaknya akak berusaha maksimal agar anak-anak dapat bersekolah asal tidak memaksakan pada sekolah-sekolah tertentu.

BACA JUGA:  IKA SMANSABAYA Sukses Gelar Sarasehan Pelajar NTB 2022


Selain itu, jelas Aidy untuk siswa yang akan melanjutkan ke SMK maka akan dilakukan perpanjangan masa pendaftaran.


“Prinsipnya, anak-anak semuanya diusahakan dapat bersekolah,” katanya.***