Gubernur NTB: Desa Ujung Tombak Kemajuan Pembangunan Daerah

MATARAMRADIO. COM, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat H Zulkieflimansyah menegaskan bahwa desa menjadi ujung tombak kemajuan suatu daerah.

“Kalau desanya sudah maju, pendidikannya sudah luar biasa, jalannya sudah mulus, kesehatan dan perekonomiannya sudah berjalan baik, tentu Provinsi NTB semakin maju,” kata Zulkieflimansyah saat menerima silaturrahim puluhan kepala desa se-Kabupaten Sumbawa di Mataram, Selasa.

Gubernur NTB berharap seluruh elemen masyarakat bisa berkontribusi banyak terhadap kemajuan daerah.

BACA JUGA:  Dinilai Ganggu Stabilitas Pemerintahan, AMAN Lotim Minta Hentikan Polemik Pergantian PJ Gubernur NTB

“Mari kita sama-sama berdiskusi, satukan visi demi kemajuan daerah kita tercinta. Alhamdulillah sudah lama kami berikan perhatian husus kepada desa-desa yang ada di NTB, beberapa kali kesempatan juga kami datang langsung mengunjungi kepala desa yang ada di NTB, mari kita majukan daerah ini dari desa,” katanya.

Gubernur meminta seluruh kepala desa yang ada di NTB jangan sungkan-sungkan untuk menghubungi dan bersilaturrahim langsung dengannya. Bahkan, para kepala desa bisa langsung datang ke dinas-dinas di Pemerintah Provinsi NTB sesuai kebutuhan dan keluhan masyarakat yang ada di desa masing-masing.

BACA JUGA:  Waspada ! Pencurian Ternak Jelang Idul Adha

“Jangan sungkan-sungkan, saya yakin kades kita ini hebat-hebat, kalau sudah ke pemerintah kabupaten, bisa langsung datangi dinas-dinas kami yang ada di Provinsi NTB,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Motong, Kecamatan Utan, Abdul Wahab, merasa senang atas penerimaan Gubernur NTB. Menurutnya, itu semua kesempatan langka di tengah jadwal yang padat menyempatkan waktu untuk bersilaturahim bersama para kades.

BACA JUGA:  Terkini, Penderita Covid 19 di NTB Tembus 1.361 Orang

Wahab mengatakan, dirinya menyampaikan keluhan masyarakat yang telah lama ditampung selaku kepala desa, terutama masalah jalan dan kesehatan. Itu semua tidak bisa diselesaikan sendiri, butuh dukungan pemerintah, baik kabupaten ataupun provinsi.

“Keluhan masyarakat yang tidak bisa kami jangkau dengan Dana Desa, langsung kami sampaikan kepada gubernur, alhamdulillah beliau langsung tindak lanjuti,” katanya. (Ant)