
MATARAMRADIO.COM — Prestasi mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Mataram kembali menjadi sorotan nasional. Sepanjang tahun 2025, kolaborasi dua mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Mataram (Unram), Taqiyudin Nabani dan Khadijah Baasitu Sholeha, sukses mencatatkan enam capaian membanggakan di berbagai kompetisi bergengsi tingkat nasional.
Rangkaian prestasi ini menegaskan posisi mahasiswa Ilmu Komunikasi Unram sebagai talenta kreatif yang mampu bersaing dan diakui secara luas.
Dengan mengusung karya-karya di bidang media, jurnalistik, periklanan, hingga kampanye public relations, keduanya tampil konsisten sepanjang tahun. Tidak hanya sekadar berpartisipasi, Taqiyudin dan Khadijah mampu menembus podium juara serta babak final dalam kompetisi yang diikuti peserta dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia.


Prestasi mahasiswa Unram 2025 ini sekaligus memperkuat citra Universitas Mataram sebagai kampus yang mendorong kreativitas dan inovasi mahasiswa.
Deretan prestasi yang diraih mencakup Juara 1 Video Dokumenter Nasional yang diselenggarakan Universitas Hasanuddin, Juara 1 Video Edukasi Nasional oleh Universitas Andalas, serta Juara 2 Video Iklan Nasional yang digelar Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Bali.
Selain itu, keduanya juga meraih Juara 2 Artikel Nasional Jurnalistik pada ajang yang dihelat Universitas Komputer Indonesia (Unikom). Tak berhenti di situ, Taqiyudin dan Khadijah turut menembus babak Finalis PR Campaign Competition yang diselenggarakan London School of Public Relations (LSPR) dan Universitas Muhammadiyah Magelang.
Capaian tersebut mencerminkan kekuatan kolaborasi, konsistensi, dan pemahaman mendalam terhadap disiplin ilmu komunikasi. Karya-karya yang dihasilkan tidak hanya unggul dari sisi teknis, tetapi juga memiliki nilai pesan, kreativitas visual, serta relevansi isu yang kuat dengan kebutuhan masyarakat.
Inilah yang membuat prestasi mahasiswa Ilmu Komunikasi Unram mampu bersaing di tingkat nasional dan mendapat pengakuan dari juri lintas institusi.
Dalam keterangannya, Taqiyudin Nabani menegaskan bahwa prestasi yang diraihnya bukanlah tujuan utama, melainkan hasil dari proses panjang yang dijalani dengan penuh kesungguhan.
“Bagi saya, prestasi ini adalah bonus. Hal paling menyenangkan justru ada pada prosesnya. Saya benar-benar menikmati setiap tahapan berkarya, belajar, dan berkompetisi,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menggambarkan semangat belajar yang menjadi fondasi utama keberhasilan. Menurut Taqiyudin, ruang-ruang kompetisi justru menjadi laboratorium nyata untuk mengasah kemampuan yang diperoleh di bangku kuliah, mulai dari riset, produksi konten, hingga penyampaian pesan yang efektif.
Hal senada disampaikan Khadijah Baasitu Sholeha. Ia mengaku setiap penghargaan yang diraih memberikan pengalaman dan pembelajaran baru yang sangat berharga.
“Saya sangat bersyukur atas semua pencapaian ini. Setiap prestasi memberi saya pelajaran baru dan motivasi untuk terus berkembang serta membawa nama kampus semakin dikenal,” tuturnya.
Bagi Khadijah, kompetisi nasional bukan sekadar ajang unjuk kemampuan, tetapi juga sarana memperluas jejaring, memahami standar industri kreatif, serta melatih kepercayaan diri sebagai calon profesional di bidang komunikasi. Ia menilai dukungan lingkungan akademik dan semangat kolaborasi menjadi faktor penting yang mengantarkan mereka pada berbagai pencapaian tersebut.
Prestasi mahasiswa Unram ini sekaligus menjadi bukti bahwa kampus di daerah mampu melahirkan sumber daya manusia unggul dan kompetitif. Di tengah ketatnya persaingan antarperguruan tinggi, keberhasilan Taqiyudin dan Khadijah menunjukkan bahwa kualitas karya dan ketekunan tetap menjadi kunci utama untuk menembus panggung nasional.
Lebih jauh, capaian enam prestasi sepanjang 2025 ini diharapkan dapat memantik semangat mahasiswa lain, khususnya di lingkungan Ilmu Komunikasi Universitas Mataram. Keberanian mencoba, konsistensi berkarya, serta kemauan untuk terus belajar dinilai sebagai modal penting dalam menghadapi tantangan dunia kreatif dan komunikasi yang terus berkembang.
Dengan torehan prestasi nasional ini, nama Universitas Mataram kembali menguat di kancah pendidikan tinggi Indonesia.
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unram tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga sebagai pencipta karya berkualitas yang mampu memberi dampak dan inspirasi. Prestasi mahasiswa 2025 ini menjadi penanda bahwa kolaborasi, kreativitas, dan dedikasi dapat membawa kampus daerah melangkah sejajar di panggung nasional. (editorMRC)









































































































































