Sungai Gangga Banjir Mayat, India Tebar Jaring Cegah Penyebaran Covid 19

MATARAMRADIO.COM, New Delhi – India harus menempuh berbagai upaya untuk mengevakuasi mayat di sungai Gangga, salah satunya dengan menebar jaring.

Langkah ini dilakukan setelah puluhan mayat korban Covid-19 ditemukan mengapung dan terdampar di sungai itu.

Melansir Dailymail, Jumat (14/5/2021), penemuan 71 mayat di negara bagian Bihar memicu kekhawatiran bahwa virus itu akan menyebar di pedalaman pedesaan India yang luas, tempat dua pertiga penduduknya tinggal.

Penduduk setempat menyarankan kepada kerabat untuk membenamkan mayat di sungai. Mereka tidak mampu membeli kayu untuk kremasi tradisional Hindu atau karena krematorium kewalahan dengan jumlah pemakaman.“Dipercaya pula bahwa jenazah yang beberapa di antaranya ditemukan sebagian terbakar, mungkin telah hanyut di sungai dari upacara kremasi tepi sungai untuk korban virus corona,” lapor NDTV.

Mayat yang terinfeksi muncul di sungai sepanjang perbatasan negara bagian utara Uttar Pradesh dan Bihar, yang dilalui Sungai Gangga. Situasi itu terjadi ketika India mencatat rekor kematian harian lainnya dari 4.025 orang, mendorong jumlah total melewati 250.000 kasus.

Di Twitter pada Rabu (12/5), Menteri Sumber Daya Air Bihar Sanjay Kumar mengatakan bahwa jaring telah ditempatkan di sungai di perbatasan negara bagian dengan Uttar Pradesh dan patroli petugas ditingkat.

Sanjay Kumar mengatakan pemerintah negara bagian yang miskin sangat prihatin atas tragedi itu serta kerusakan yang dialami pada sungai Gangga”. Dia mengatakan pihak forensik mengonfirmasi mayat telah mati empat hingga lima hari.

India mencetak rekor kematian baru, mencapai tonggak sejarah Covid yang suram. Laporan pers mengatakan sebanyak 25 mayat juga telah ditemukan di distrik Gahmar di negara bagian Uttar Pradesh.

Harian Hindu mengutip seorang pejabat polisi setempat di Uttar Pradesh yang mengatakan ada antrean panjang di tempat kremasi di negara bagian utara itu.

“Mungkin saja dengan tergesa-gesa beberapa orang membuang jenazah di sungai seperti ini,” kata Hitendra Krishna, pejabat polisi.

Jumlah kematian resmi Covid-19 India melonjak melewati seperempat juta pada hari Rabu. Tetapi banyak ahli percaya jumlah sebenarnya beberapa kali lebih tinggi. (EditorMRC/ATN)