IKSI Lombok Timur Meningkat

MATARAMRADIO COM, Selong- Produktivitas dan intensitas tanam, utamanya padi sangat ditentukan oleh ketersediaan air irigasi.

Oleh karena itu diperlukan pengelolaan jaringan irigasi berupa pembangunan dan peningkatan infrastruktur irigasi untuk meningkatkan produktivitas dan intensitas tanam.

Demikian diungkapkan Kepala Bidang Pengairan Dinas PUPR Kabupaten Lombok Timur, Sosiawan Putraji, ST., M.Si dalam keterangan persnya kepada MATARAMRADIO.COM, Kamis (6/5).

BACA JUGA:  IKSI Berkontribusi Pada Kenaikan Produksi Padi di Lotim


Disebutkan, pentingnya pembangunan dan peningkatan infrastruktur irigasi, jelas Sosiawan, bahkan telah disebutkan dalam misi pertama RPJMD Lombok Timur 2018-2023.


Lebih jauh Sosiawan membeberkan kegiatan program irigasi dalam periode 2018-2020 yang telah diimplementasikan oleh Bidang Pengairan Dinas PUPR Lombok Timur untuk mencapai misi pertama RPJMD Lombok Timur 2018-2023 tersebut.

BACA JUGA:  IKSI Berkontribusi Pada Kenaikan Produksi Padi di Lotim

Pada tahun 2018, katanya, telah dilakukan rehabilitasi jaringan irigasi pada 16 Daerah Irigasi dan peningkatan jaringan irigasi pada 17 Daerah Irigasi. Kemudian pada tahun 2019, telah dilakukan rehabilitasi pada 25 Daerah Irigasi. Selanjutnya pada tahun 2020 dilakukan rehabilitasi pada 4 Daerah Irigasi.
Menurut Sosiawan, indikator dampak dari implementasi program irigasi tersebut yakni meningkatnya Indeks Kinerja Sistem Irigasi (IKSI) Lombok Timur. “IKSI Lombok Timur pada tahun 2018 sebesar 60,43 persen kemudian meningkat menjadi 61,17 persen pada tahun 2019 dan terus meningkat mencapai 61,82 persen pada tahun 2020”, pungkasnya.(MRC-007)