MATARAMRADIO.COM, Lombok Barat – Wakil Bupati Lombok Barat, Hj Sumiatun menegaskan untuk memperbaiki tebing yang longsor di wilayah Senggigi pihaknya masih melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Pasalnya, longsornya tebing merupakan bencana alam, sedang jalan di wilayah Senggigi merupakan jalan negara.

“Secepatnya kita melakukan koordinasi dengan berbagai pihak sehingga kerusakan jalan di Senggigi akibat longsor bisa segera di diperbaiki,” jelasnya saat meninjau lokasi longsor di KM 15.50 Senggigi, Selasa (23/2/21).
Menurut Sumiatun, longsornya tiga tebing di Senggigi sangat merugikan pemerintah kabupaten Lombok Barat khususnya dunia pariwisata. Karena itu, pihaknya akan secepatnya melakukan koordinasi dengan berbagai pihak baik di tingkat propinsi maupun pusat. “Semoga bisa cepat diperbaiki” katanya.
Kepala BPBD Lombok Barat, Mahnan menjelaskan dari tiga titik tebing yang longsor di wilayah Senggigi yakni di KM 15.50 dekat hotel Pacific, dekat cafe Alberto dan di dekat Hotel Sheraton, semua status jalannya masuk jalan negara. Karena itu, untuk melakukan perbaikan perlu ada surat pernyataan dari pemerintah kabupaten Lombok Barat bahwa longsornya tebing akibat bencana alam. “Surat ini sebagai landasan untuk secepatnya dilakukan perbaikan jalan dengan melakukan koordinasi ke pemerintah propinsi dan pusat,” katanya.
Mahnan mengingatkan, bila dilihat dari kontur tanah, maka tanah tebing perbukitan termasuk rawan longsor. Karenanya, mitigasi bencana dan edukasi kepada masyarakat terus dilakukan. “Wilayah Lombok Barat termasuk daerah rawan bencana baik banjir maupun longsor,” katanya.(MRC03)