MATARAMRADIO COM – Kelelahan jiwa dan juga fisik yang seringkali menerpa setelah aktifitas selama seminggu sering mengganggu kebahagiaan. Namun, kepenatan itu bisa dihempaskan manakala pancaindera ditubuh ini menangkap riak air Terjun Kertagangga/air Terjun Gangga.
Air Terjun Kertagangga/air Terjun Gangga yang terletak di Dusun Genggelang Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara ini menawarkan berjuta rasa saat diri ini terkena percikan air yang menimpa bebatuan dan juga dibawa sang Bayu.
Untuk mencapai Air Terjun Kertagangga /Air Terjun Gangga yang berada di ketinggian 400 mdpl (meter di atas permukaan laut), wisatawan bisa menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat hingga di parkiran.


Setelah itu, wisatawan tinggal menyusuri jalan setapak ditemani tetumbuhan serta naik turun tangga. Sekitar 10 menit berjalan, indra pendengaran semakin jelas menangkap bunyi riak air. Sementara mata menatap jernihnya air yang turun dari atas bukit mengalir diantara saluran yang telah terbentuk.
Bahu wisatawan yang ingin sekedar menikmati percikan air, cukup dengan berada di dekat air terjun. Tapi bagi yang ingin berendam, bisa terus berjalan melewati air terjun yang terlihat tinggi hingga menemukan jembatan penyeberangan yang terbuat dari plat baja.
Dibalik tebing bebatuan itu akan ditemukan air terjun yang dibawahnya membentuk sebuah kolam dan bisa untuk berenang.
Menurut anggota Pokdarwis, Arif keindahan Air Terjun Kertagangga /Air Terjun Gangga pernah tidak bisa dinikmati sesaat setelah terjadi gempa besar yang melanda Lombok pada 2018.
“Sempat tidak ada airnya setelah gempa 2018,” katanya.
Seiring perjalanan waktu, air Terjun Kertagangga kembali mengeluarkan airnya sehingga wisatawan kembali dapat menikmati keindahan Air Terjun Kertagangga hingga saat ini.
Dampak lain akibat gempa 2018, jelas Arif fasilitas seperti toilet, gazebo (berugak) pun mengalami kerusakan yang hingga kini belum sempat diperbaiki.
Kondisi ini tentu kurang membuat nyaman para wisatawan yang berkunjung ke airTerjun Kertagangga.
“Masih perlu ada perbaikan fasilitas,” turut Nita warga Genggelang.***





















































































































































