MAS akan Gelar Kongres Bahasa Sasak

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"resize":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

MATARAMRADIO.COM – Majelis Adat Sasak (MAS) akan menggelar kongres Bahasa Sasak pada bulan Oktober 2026.

“Puncak acara akan digelar pada 28 Oktober 2026,” kata Ketua Majelis Adat Sasak (MAS), Lalu Sajim Sastrawan, kemarin.

Menurut Sajim Sastrawan, kongres Bahasa Sasak perlu digelar mengingat keunikan yang dimiliki Bahasa Sasak, terutama dari banyaknya dialek Bahasa Sasak.

BACA JUGA:  Refleksi 33 Tahun “Tuan Kondektur” Ayub Hamzah Fahreza

Sebagai contoh, kata Sajim Sastrawan dialek Bahasa Sasak orang Lombok Utara berbeda dengan dialek orang Mataram atau Lombok Timur dan Lombok Tengah.

“Keberagaman dialek ini menjadi kekayaan tersendiri yang perlu tetap dipelihara,” katanya.

Diharapkan, kata Sajim Sastrawan setelah digelarnya Kongres Bahasa Sasak ada beberapa hal yang bisa ditindaklanjuti, seperti Bahasa Sasak menjadi pelajaran muatan lokal yang diajarkan di sekolah-sekolah dari tingkat SD hingga SMA. “Tentunya dengan tetap mengacu pada dialek masing-masing daerah,” katanya.

BACA JUGA:  Kelenteng PO Hwa Kong Ampenan Tegar Sambut Tahun Macan

Dengan adanya pembelajaran Bahasa Sasak sejak dini, Sajim Sastrawan berharap Bahasa Sasak bisa menjadi filter atau saringan atas banyaknya bahasa-bahasa lain yang masuk sehingga dapat meminimalisir perubahan struktural bahasa Sasak dalam masyarakat.

Selain itu, kata Sajim Sastrawan ada perguruan tinggi yang memiliki jurusan atau mata kuliah yang mengajarkan Bahasa Sasak kepada para mahasiswanya.

BACA JUGA:  NTB Boyong banyak Juara pada IKADI 2023

“Setahu saya, baru ada satu perguruan tinggi yang mengajarkan Bahasa Sasak di Lombok ini. Semoga, perguruan tinggi lainnya yang ada di Lombok bisa mengajarkan Bahasa Sasak kepada mahasiswanya,” harapnya.**