Lebih Dekat dengan Nagesh Surve, Maestro Siulan di Balik Lagu-Lagu Bollywood Terpopuler!

Pesiul Maestro Lagu Bollywood Nagesh Surve dan putrinya

Banyak penggemar mungkin mengira suara lembut tersebut berasal dari seruling, padahal suara ajaib itu berasal dari seorang pria bernama Nagesh Surve, maestro peluit Bollywood yang telah menghiasi lebih dari 1600 lagu sejak tahun 1975.

Dari lagu-lagu klasik seperti “Dil Toh Pagal Hai“, “Barfi“, hingga “Kuch Kuch Hota Hai“, siulan halus dan emosional yang menyatu dalam musik ternyata bukan hasil alat musik digital, melainkan dari bibir seorang seniman sejati. Dalam dunia yang semakin digital ini, siulan Surve tetap tak tergantikan.

Siulan yang Membuat Lagu Hidup

Dalam budaya India dan bahkan banyak masyarakat lain, bersiul kerap kali dianggap tak sopan atau kekanak-kanakan bila dilakukan di tempat umum. Tapi siapa sangka, siulan justru menjadi bagian penting dari beberapa karya musik Bollywood paling dikenang sepanjang masa.

Coba bayangkan lagu “Chalte Chalte” dari film Mohabbatein, atau “Subhanallah” dari Fanaa dan “Dhoom Again” dari Dhoom 2, tanpa nuansa siulan yang khas — lagu-lagu tersebut akan terasa kehilangan jiwa. Dan yang menjadi pengisi suara ikonik itu adalah Nagesh Surve.

BACA JUGA:  Parineeti Chopra Umumkan Rencananya Berkarir Sebagai Penyanyi Profesional

“Nada siulannya begitu lembut, sampai banyak orang mengira itu suara seruling.”

Awal Tak Terduga dari Sebuah Lelucon

Perjalanan Nagesh Surve menjadi peluit profesional berawal dari kejadian yang tak terduga. Saat kecil di kawasan Mumbai, ia kerap menirukan sinyal peluit anak-anak di lingkungannya hanya untuk iseng. Suatu hari, ia membuat kebingungan seluruh kelompok karena menirukan siulan dari semua kelompok yang berbeda. Tapi bukannya dimarahi, justru anak-anak yang lebih tua terkesima dengan kemampuan alaminya meniru nada secara tepat.

“Alih-alih memarahinya, anak laki-laki yang lebih tua justru heran dan bertanya apakah ia bisa bersiul dengan nada yang tepat — dan ia bisa!”

Kemampuan unik tersebut kemudian menjadi jalan pembuka bagi kariernya. Dalam sebuah piknik bersama musisi, ia bersiul secara spontan, dan seseorang bertanya, “Bisakah kamu bersiul untuk sebuah lagu?” Maka dimulailah debutnya di dunia film melalui lagu “Dil Kya Kare” dalam film Julie (1975).

Lebih dari 1600 Lagu dan Masih Berlanjut

Tak banyak yang tahu bahwa profesi sebagai pesiul benar-benar nyata dan penting di balik layar industri musik film India. Selama hampir lima dekade, Nagesh telah memberikan sentuhan unik pada ratusan soundtrack populer Bollywood. Keterlibatannya dalam lagu-lagu film seperti Munnabhai MBBS, Fanaa, Mohabbatein, hingga Barfi membuatnya menjadi sosok vital di balik emosi penonton yang terpicu oleh musik.

BACA JUGA:  Dijadikan Parodi Film Om Shanti Om, Aktor Legendaris Manoj Kumar Gugat Shah Rukh Khan. Begini Kisahnya!

Bahkan banyak produser dan komposer lebih memilih siulan alami dibandingkan efek sintetis, karena siulan manusia tetap memiliki kualitas emosional yang tak bisa ditiru oleh teknologi manapun.

Tradisi yang Diteruskan Anak Perempuan

Kini, siulan khas keluarga Surve tidak hanya dilestarikan oleh Nagesh sendiri, tapi juga oleh putrinya, Rupali Surve. Ia belajar langsung dari sang ayah dan kini kerap menjadi kolaborator dalam berbagai proyek musik.

“Bahkan dengan teknologi masa kini, tidak ada mesin yang dapat meniru keindahan alami siulan manusia. Itulah sebabnya Nagesh dan putrinya Rupali masih bekerja sama, menambahkan siulan ke dalam lagu dengan cara kuno.”

Kolaborasi ayah-anak ini telah menjadi simbol keaslian dalam dunia musik Bollywood yang kini makin digital. Mereka membuktikan bahwa warisan seni, jika dilakukan dengan cinta dan ketulusan, mampu bertahan melampaui waktu dan generasi.

Siulan: Detail Kecil dengan Dampak Besar

Menurut berbagai sumber industri musik India, siulan bukan hanya elemen pelengkap. Ia adalah bagian dari storytelling. Dalam lagu-lagu bertema romansa, kesedihan, atau kebebasan, siulan mampu menyampaikan rasa dengan cara yang sangat personal. Hal ini diperkuat oleh siulan Nagesh yang memiliki karakter tersendiri—halus, emosional, dan menyatu dengan alunan musik.

BACA JUGA:  Saat Ananya, Rasha, dan Shanaya Beradu Gaya, Satu Nama Jadi Ratu Malam di Zee Cine Awards 2025!

Komposer terkenal seperti A.R. Rahman, Jatin-Lalit, dan Pritam bahkan diketahui pernah meminta siulan langsung dari Nagesh untuk mempertahankan kesan asli dalam karya mereka.

Pengakuan dan Warisan

Meski belum banyak penghargaan formal yang diberikan kepada Nagesh Surve, pengaruhnya dalam industri musik India sangat besar. Ia menjadi tokoh yang tak tampak di layar tapi sangat dirasakan kehadirannya dalam hati jutaan pendengar. Bagi para penggemar sejati Bollywood, nama Nagesh kini mulai mendapatkan pengakuan seiring makin terbukanya ruang apresiasi terhadap pekerja kreatif di balik layar.

Kini, ketika orang mendengarkan kembali lagu-lagu klasik Bollywood, banyak yang mulai sadar bahwa bukan hanya lirik dan melodi yang membuat lagu itu membekas, tapi juga satu unsur kecil namun kuat: siulan.

Siulan yang Menyentuh Jiwa

Kisah Nagesh Surve, sang maestro peluit Bollywood, menunjukkan bahwa kreativitas bisa datang dari tempat yang tak disangka. Sebuah siulan yang awalnya dianggap main-main, kini menjadi elemen penting dalam sejarah musik film India.

Di tengah dunia musik yang serba digital, karya seperti yang dilakukan oleh Nagesh dan Rupali Surve adalah pengingat bahwa keaslian dan emosi tetaplah yang paling menggetarkan hati. Maka, lain kali ketika Anda mendengarkan lagu Bollywood favorit, dengarkan baik-baik suara siulan di baliknya — mungkin itu suara magis Nagesh Surve. (***)