Investor Jerman Siap Investasi Pabrik Olah Sampah di NTB

MATARAMRADIO.COM – Dalam waktu dekat, pabrik pengolahan sampah berbasis sirkular ekonomi akan dibangun di NTB. Pabrik ini merupakan wujud kerjasama Pemerintah NTB dengan investor dalam negeri dan investor luar negeri asal Jerman.

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., M. Sc., menyambut baik rencana pembangunan pengolahan sampah berbasis sirkular ekonomi di NTB yang akan dilakukan ground breaking September mendatang.”Kita sangat welcome, dan senang sekali bisa dibantu dalam membantu menyelesaikan permasalahan sampah di NTB,” ucap Bang Zul sapaan akrabnya didampingi Wagub Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah pada pertemuan dengan Pancanaka yang bekerjasama dengan Mars Envotec, bertempat di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur, Mataram (3/4).

BACA JUGA:  1,5 Juta Pemilih Pemula Belum Terekam. Wamendagri : Satu Suara Pemilih Penguatan Dimensi Politik

Sementara itu, perwakilan PT Pancanaka Taridi menjelaskan Pancanaka adalah perusahaan nasional yang bekerjasama dengan Mars-Envotec dalam bentuk investasi pengolahan sampah yang sudah melakukan MOU bulan lalu.

“Ini adalah kunjungan yang kedua, dalam kunjungan pertama sudah melakukan pertemuan dengan Dinas ESDM, kemudian mengunjungi TPA Kebon Kongok bahkan sudah datang ke Brida, selanjutnya waktu itu melakukan MOU di Germany,” tuturnya.

BACA JUGA:  Money Politics Bentuk Ketidakpercayaan Diri. Kepala Bakesbangpol Mataram: Kenapa tidak Meniru Vladimir Putin

Dijelaskan bahwa, investasi ini adalah upaya membantu pemerintah NTB dalam mewujudkan visi misi zero waste 2030 dan produksi green energy.

“Jadi investasinya 100 persen dari kami dan teknologi sudah disiapkan sehingga membutuhkan lahan 2-3 hektar sebagai tempat pengolahan sampah dengan basis sirkular ekonomi sehingga hasil pengolahan sampah bisa digunakan lagi,” jelasnya.

BACA JUGA:  DR TGH Hazmi Hamzar: Pemerintah Agar Berikan Perhatian Sama Sekolah Swasta dan Negeri

Turut hadir, Gubernur didampingi Asisten 2, Kadis ESDM, Perwakilan LHK,, Karo Hukum dan KA BPKAD NTB. (EditorMRC)