Sambut HUT NTB, Kain Pernikahan Sultan Bima Dipamerkan

Kain Meraja Sangaji dan kain lainnya yang dipamerkan di Museum NTB dari 10 Desember 2025 -24 Januari 2026

MATARAMRADIO.COM – Menyambut HUT ke 67 Provinsi NTB, Pemerintah Provinsi NTB menggelar pameran kain di Museum NTB yang digelar mulai dari tanggal 10 Desember 2025 hingga 24 Januari 2026.


Menurut Pamong Budaya Ahli Madya Museum NTB yang juga kurator pameran, Bunyamin ada sebanyak 59 benda yang dipamerkan.


“Ada 59 benda yang dipamerkan, 50 benda berupa kain, sedang lainnya berupa benda pendukung seperti takepan dan lainnya,” katanya, Jumat 12 Desember 2025.

BACA JUGA:  Revitalisasi Posyandu, Cegah Kekerasan Pada Anak dan Perempuan


Dari lima puluh kain yang dipamerkan, jelas Bunyamin ada satu kain yang terdeteksi paling tua yakni kain Meraja Sangaji.


Kain Meraja Sangaji digunakan saat pernikahan Sultan Abdul Hamid dari Bima dan Sultana Syafiyatudin dari Sumbawa pada tahun 1790.


Selain kain Meraja Sangaji, jelas Bunyamin beberapa kain tua yang turut dipamerkan dalam pameran dengan tema “Kain dan Diplomasi Budaya,” diantaranya yakni Kain Patola (1870 – 1970), Lempot Umbaq (1875 -1925), Jowong (1875 – 1925),Kain Selendang Pelangi, Kain Karang Kari, Kain Rembang, Kain Umbaq, Kain Lok Can dan Songket Singapura (1925 – 1970).

BACA JUGA:  Belum Ada Kampus yang Buka Jurusan Khusus Warga Difabel di NTB


“Selain kain yang berusia tua, dipamerkan juga kain hasil karya siswa sekolah luar biasa (SLB yakni SLB 1 Tanjung dan SLB 1 Lombok Barat,” katanya.***