Gubernur Iqbal : Promosi Jabatan Berbasis Manajeman Talenta

MATARAMRADIO.COM – Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyatakan sistem seleksi terbuka (pansel/beauty contest) akan diakhiri. Kedepan, pengembangan serta promosi jabatan ASN sepenuhnya berbasis Manajemen Talenta ASN.

Sebagai tahap transisi, seleksi terbuka terakhir digunakan untuk pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama (Eselon II) yang saat ini masih kosong.
Adapun jabatan-jabatan dimaksud yakni Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah.

BACA JUGA:  Pemkot Mataram: Bantuan Stimulus Umkm Dongkrak Kegiatan Pelaku Usaha

Selanjutnya, jabatan struktural pada RSUD dengan klasifikasi Eselon II.b, yaitu Wakil Direktur Perencanaan dan Keuangan pada RSUD, Wakil Direktur Umum dan Operasional pada RSUD, E Wakil Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan, Pelatihan dan Penelitian pada RSUD dan Wakil Direktur Pelayanan pada RSUD.

Kemudian pada Sekretariat Daerah, yaitu Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah serta Kepala Biro Umum dan Administrasi Pimpinan.
Kepala Dinas Kominfotik NTB yang juga Juru Bicara Pemprov NTB, Ahsanul Khalik menegaskan kebijakan tersebut merupakan komitmen Gubernur dan wakil Gubernur dalam menegakkan sistem merit.

BACA JUGA:  Menko PMK : Ada Kesulitan Ada Kemudahan

“Pengembangan karier ASN tidak lagi bergantung pada kontestasi sesaat. Ke depan, karier aparatur harus dipandu oleh Manajemen Talenta ASN—berbasis kinerja dan potensi—sehingga adil bagi ASN dan menguntungkan organisasi,” katanya.

Menurut Ahsanul Khalik, Pemprov NTB akan menggunakan pemetaan talenta (Talent Mapping 9-Box) sebagai dasar pengambilan keputusan karier. ASN dinilai secara objektif berdasarkan kinerja nyata dan potensi pengembangan, sehingga penempatan jabatan benar-benar mencerminkan prinsip the right person in the right place, at the right time. Sistem ini memastikan regenerasi kepemimpinan, kesinambungan organisasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

BACA JUGA:  Atasi Harga Anjlok, Gubernur Usulkan Ekspor Jagung NTB

“Manajemen Talenta menuntut ASN untuk serius menjaga kinerja dan terus meningkatkan kompetensi. Tunjukkan hasil kerja yang berdampak langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat serta daerah. Gubernur akan memberikan prioritas kepada pejabat yang didemosi pada mutasi kemarin, tapi ingat harus bisa memperlihatkan komitmen dan loyalitas konstitusional nya dalam memberikan kinerja terbaik untuk kepentingan masyarakat,” jelasnya. ***