Terseret Arus Sungai Kampo Sigi, Bocah 4 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia

MATARAMRADIO.COM – Muhammad Ibad Andillah (4 tahun), warga Desa Rato, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima yang dilaporkan terseret arus Sungai Kampo Sigi, Desa Rato, Kabupaten Bima ditemukan tim SAR gabungan pada Rabu, 4 Maret 2026 dalam keadaan meninggal dunia.


Koordinator Pos SAR Bima, M. Firdaus mewakili Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi menjelaskan sebelumnya, pada Senin, 2 Maret 2026, Sekretaris Desa Rato, Abdul Majid melaporkan korban bermain di bantaran sungai bersama temannya. Kemudian, korban berenang seorang diri sebelum terseret arus dan hilang.

BACA JUGA:  Ini Alasan Kapolres Sumbawa Rujuk Penderita Tumor Mata Berobat Ke Mataram


Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Mataram memberangkatkan Tim Rescue Pos SAR Bima menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian bersama unsur lainnya.


Hingga pukul 22.00 WITA, pencarian pada hari pertama belum membuahkan hasil.


Pada hari kedua operasi, jelas M. Firdaus area pencarian dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 melakukan penyisiran sungai sejauh 5,91 kilometer dari titik awal kejadian. SRU 2 melaksanakan penyisiran ke arah hilir sungai sejauh 2 nautical mile (NM).

BACA JUGA:  Kapolda : Polisi Harus Netral


Setelah pencarian berlangsung selama dua hari, pada Rabu, 4 Maret 2026 sekitar pukul 08.03 WITA, korban ditemukan oleh warga di sekitar Jembatan Sondo, Kec. Bolo, Kab. Bima dalam kondisi meninggal dunia (MD).


Lokasi penemuan berjarak kurang lebih 6 kilometer dari lokasi kejadian awal. Selanjutnya, korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.***

BACA JUGA:  Masyarakat Diminta Jaga Kondusifitas Daerah