MATARAMRADIO.COM– Polresta Mataram berkomitmen untuk melakukan berbagai terobosan strategis pada 2026 guna meningkatkan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya.
“Capaian kinerja tahun 2025 akan dijadikan bahan evaluasi sekaligus pijakan untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik,” kata Kapolresta Mataram, Kombes Pol Hendro Purwoko saat Konferensi Pers, Senin 29 Desember 2025.
Kapolresta mengungkapkan sepanjang 2025, kasus tindak pidana mengalami penurunan signifikan sebesar 15,96 persen dibandingkan tahun 2024.


Dimana, pada 2024 tercatat sebanyak 984 kasus, sementara di tahun 2025 menurun menjadi 827 kasus.
Untuk penyelesaian perkara, kata Kapolres mengalami penurunan sekitar 25,95 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Ini dipengaruhi oleh berkurangnya jumlah laporan perkara yang masuk,” katanya.
Untuk kasus kejahatan konvensional 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), Kapolresta menjelaskan selama 2025 waktu kejadian paling banyak terjadi pada rentang pukul 06.00 hingga 12.00 WITA, dengan lokasi kejadian masih didominasi kawasan publik seperti pusat perbelanjaan, kawasan pertokoan, perumahan, serta jalan raya untuk kasus pencurian dengan kekerasan.
Di bidang lalu lintas, Polresta Mataram mencatat adanya kenaikan jumlah kecelakaan lalu lintas pada tahun 2025 sebesar sekitar 10 persen, dari 570 kasus di tahun 2024 menjadi 627 kasus di tahun 2025. Namun demikian, tingkat penyelesaian kasus kecelakaan lalu lintas justru mengalami peningkatan sebesar 8 persen.
Sementara pelanggaran lalu lintas selama tahun 2025 tercatat sebanyak 4.050 pelanggaran, turun drastis dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 7.661 pelanggaran. Data ini menunjukkan penurunan pelanggaran lalu lintas hingga 47,13 persen.
Dalam upaya pemberantasan narkoba, sepanjang tahun 2025 Polresta Mataram berhasil mengungkap 105 kasus narkotika dengan total 134 tersangka, terdiri dari 125 laki-laki dan 9 perempuan. Tingkat penyelesaian perkara narkoba mencapai 85,71 persen, yang dinilai sebagai capaian positif dalam perang melawan peredaran gelap narkotika. ***










































































































































