Pendidikan Berpusat Pada Manusia

MATARAMRADIO.COM- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti menjelaskan pendidikan adalah proses memuliakan manusia dan mengembangkan fitrah manusia sehingga mereka menjadi hamba Allah dan khalifatullah.


“Pendidikan, sejatinya memanusiakan manusia dan memuliakan manusia karena itu pendidikan harus berpusat pada manusia,” katanya saat kunjungan ke Lentera hati Islamic Boarding School (LHIBS) Lombok , Selasa 21 Oktober 2025.

BACA JUGA:  Pendukung Loyal Siap Menangkan Hendry Ch Bangun


Menurut Menteri, berbagai perangkat yang ada, diperlukan oleh manusia untuk menjadikan manusia berkembang sesuai fitrahnya.


Sarana prasarana yang dibutuhkan manusia, bisa berubah dari waktu ke waktu untuk mewujudkan tujuan yang hendak dicapai.


“Sarana prasarana yang digunakan bisa berubah setiap waktu, tapi itu untuk mencapai tujuan,” katanya


Menteri menegaskan, dalam pendidikan harus ada rasa saling menghormati antara satu dengan yang lainnya dan tidak ada toleransi terhadap kekerasan maupun dan perundungan.

BACA JUGA:  Menparekraf Sandiaga Uno Resmikan KM Kirana VII, Kapal Roro Standar Pariwisata


“Saya setuju, di lembaga pendidikan
di tanamkan rasa cinta , di tanamkan sikap saling menghormati. Tidak ada toleransi terhadap kekerasan dan perundungan,” katanya.


Senada Pimpinan Lentera hati Islamic Boarding School (LHIBS) Abah Muazar Habibi menegaskan sekolah dan pondok pesantren yang dibangunnya diikrarkan sebagai sekolah tanpa kekerasan, tanpa bullying.


“Hampir semua titik di sekolah ini ada CCTV yang bisa dipantau oleh orang tua, sebagai upaya menghindari hal hal yang tidak diinginkan ” katanya. ***

BACA JUGA:  BMKG dan Masyarakat Pantau Gerhana Matahari Hibrida