Data, Kunci Pembangunan  Akurat

MATARAMRADIO.COM –   Wakil Gubernur NTB,  Indah Dhamayanti Putri menekankan pentingnya kesepahaman dan keseragaman data antar perangkat daerah sebab banyak program pemerintah, baik pusat maupun daerah yang bergantung pada keakuratan data.

“Kita tidak bisa bekerja hanya berdasarkan perkiraan. Kita butuh data yang pasti dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya saat  Lokakarya Diseminasi dan Pemetaan Kebutuhan untuk meningkatkan kualitas penyajian data pada Portal NTB Satu Data  di Mataram, Senin 13 Oktober 2025

Menurut Wagub,  NTB yang telah masuk 10 besar nasional dalam pengelolaan data harus menjadi motivasi untuk terus berbenah.

BACA JUGA:  Warga Mapak Terkena Abrasi dan Cuaca Buruk Terima Bantuan Pemerintah

“Ini menjadi tantangan kedepan. Kita harus semakin memperkuat kolaborasi dan kemampuan aparatur dalam memahami dan mengelola data,” katanya.

Wagub menambahkan, data bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari capaian dan arah pembangunan daerah. .

“Pengentasan kemiskinan, peningkatan layanan publik, dan capaian pembangunan lainnya hanya bisa terukur jika kita bekerja dengan data yang sama dan valid. Jangan terlena dengan angka-angka yang terlihat baik,  pastikan datanya benar dan bisa dipertanggungjawabkan,” katanya.

BACA JUGA:  Gubernur : Olahan Laut Bima Prioritas Pemprov NTB

Sementara Kepala Dinas Kominfotik NTB Yusron Hadi menyatakan   database pembangunan harus menjadi rujukan utama dalam perencanaan.

“Kami berperan sebagai wali data, sementara Bappeda menjadi sekretariat/koordinator forum dan BPS pembina data. Kolaborasi ini menjadi kunci agar data yang kita hasilkan benar-benar berkualitas,” katanya.

Yusron mengaitkan program gubernur tentang meritokrasi dengan mendefinisikan meritokrasi yakni bekerja berbasis data.

“Bekerja berdasarkan data yang benar adalah bentuk meritokrasi. Dengan data yang kuat, kita bisa menjawab tantangan pembangunan secara objektif dan terukur,” katanya.

BACA JUGA:  Sekolah Tempat Menyenangkan

Dari pihak mitra, Lead Program SKALA NTB Lalu Anja Kusuma, menjelaskan data akurat menjadi penentu arah pembangunan yang tepat sasaran. Dirinya menyebut Provinsi NTB masuk 10 besar untuk pengelolaan satu data pada tingkat nasional.

“Ini menunjukkan NTB berada pada jalur yang benar, dalam pengelolaan data. Langkah selanjutnya adalah memastikan pemanfaatan data berjalan optimal,” katanya ****