Kota Mataram Siap Sukseskan FORNAS VIII: 80 Persen Cabor Digelar di Kota Mataram

MATARAMRADIO.COM— Pemerintah Kota Mataram menyatakan komitmen penuh dalam menyukseskan pelaksanaan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII Tahun 2025 di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dari total 72 Induk Olahraga (Inorga) yang akan dipertandingkan, sebanyak 56 cabang atau sekitar 80 persen akan digelar di Kota Mataram.

Hal tersebut disampaikan oleh Deputi I Bidang Sport Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Nasional, Ari Dudari, dalam rapat koordinasi bersama Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, yang berlangsung di Ruang Kenari, Kantor Wali Kota Mataram, pada Senin (16/06/2025).

BACA JUGA:  Perjalanan Mobil Pertama Melintasi Amerika Serikat

“Ada 72 Inorga yang akan dipertandingkan, dan 56 di antaranya atau sekitar 80 persen akan berlangsung di Kota Mataram. Kegiatan ini akan digelar dari tanggal 25 Juli hingga 1 Agustus 2025,” jelas Ari Dudari.

Tingginya konsentrasi pelaksanaan kegiatan di Kota Mataram menjadi indikator penting bahwa ibu kota provinsi ini akan menjadi wajah utama NTB dalam menyambut ribuan peserta FORNAS dari seluruh Indonesia.

BACA JUGA:  Rayakan HUT ke-45, PT Air Minum Giri Menang Luncurkan Layanan 24 Jam dan Inovasi Digital Berbasis Lingkungan

Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, menyambut hal ini dengan penuh keseriusan dan menyatakan bahwa Pemerintah Kota Mataram siap menjadi tuan rumah yang baik.

“Kegiatan ini berskala nasional, dan seluruh kabupaten/kota di NTB turut menjadi tuan rumah, namun sebagian besar kegiatan akan terpusat di Kota Mataram, ribuan peserta dari seluruh provinsi akan hadir di Kota Mataram. Ini menjadi perhatian serius bagi kita semua untuk mensukseskannya,” tegas Wali Kota.

BACA JUGA:  Pertemuan G20 Diwarnai Aksi Walkout Utusan Negara G7

Dalam arahannya, Wali Kota meminta seluruh perangkat daerah untuk bergerak cepat, tidak menunggu perintah, serta proaktif mendeteksi dan memenuhi kebutuhan teknis panitia pelaksana.

“Kita harus agresif, jangan menunggu diminta. Waktu kita tinggal satu bulan. Saya minta masing-masing OPD menyusun langkah konkret sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Jangan ragu berkoordinasi lintas sektor,” tambahnya.***