Cabe Makin ‘Pedas’

“Cabe kecil yang sudah dibersihin 90 ribu perkilogram, semeentara yang belum dipotek 80 ribu perkilogram,” ucap Saenah, seorang pedagang di Pasar Kebon Roek Ampenan Kota Mataram, kemarin.

BACA JUGA:  10 Ribu Petani dan Buruh Tani Tembakau di NTB Terima Program JKK dan JKM


Menurut Saenah, kenaikan harga cabe dipicu semakin sedikitnya stok cabe di pasaran akibat banyak cabe yang rusak karena hujan.
“Hujan membuat cabe cepet rusak,” katanya.


Sementara seorang pembeli, Sahram mengaku repot dengan kenaikan harga cabe.
“Repot, terutama ibu-ibu karena tidak bisa belanja lebih lengkap,” katanya.


Sahram berharap, harga cabe cepat normal sehingga bisa kembali belanja sebagaimana mestinya.

BACA JUGA:  Pelantikan FKPA-NTB: Kebangkitan Generasi Muda Apitaik Pringgabaya Lombok Timur


“Kalau harga cabe murah, bisa beli belanja yang lain,” katanya. (MRC03)