Adira Finance Gaet Pasar Mataram, Genjot Program Umrah dan Siapkan Adira Expo 2026


MATARAMRADIO.COM – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk atau Adira Finance mempertegas ekspansinya di wilayah Nusa Tenggara Barat dengan mempererat hubungan bersama insan media di Mataram.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan memperluas penetrasi program loyalitas bertajuk Umrah Untuk Sahabat sekaligus menyambut agenda besar Adira Expo 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Mei mendatang.

Kegiatan temu media tersebut menjadi sinyal awal bahwa Mataram masuk dalam radar penguatan pasar perusahaan pembiayaan itu. Selain memperkenalkan berbagai program unggulan, Adira juga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi finansial yang relevan dengan karakteristik masyarakat setempat.

Kepala Wilayah Bali Nusa Tenggara Adira Finance, Basuki Tri Rahardjo, menegaskan bahwa perusahaan ingin membangun kedekatan yang lebih substansial dengan konsumen, tidak sekadar relasi bisnis.

“Upaya ini kami lakukan sebagai bagian dari komitmen Adira Finance untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, dalam setiap fase dan momentum kehidupan mereka. Kami ingin tidak hanya menjadi penyedia solusi pembiayaan, tetapi juga mitra yang tumbuh bersama dan memberikan manfaat nyata, termasuk melalui berbagai program loyalitas dan inisiatif bernilai tambah yang kami hadirkan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Minggu Malam, Mi6 Rayakan HUT Gubernur NTB Periode 2018-2023 Dr Zulkieflimansyah

Peluang Umrah Lebih Besar

Program Umrah Untuk Sahabat menjadi salah satu daya tarik utama. Skema ini memberikan kesempatan kepada konsumen yang mengajukan pembiayaan untuk mengikuti undian perjalanan ibadah umrah sesuai ketentuan yang berlaku.

Manajemen menyebutkan, peluang akan meningkat dua kali lipat khusus bagi nasabah yang melakukan transaksi selama penyelenggaraan Adira Expo. Strategi ini dinilai selaras dengan karakter masyarakat Mataram yang mayoritas Muslim dan memiliki minat tinggi terhadap program perjalanan ibadah.

Tak hanya menyasar sisi emosional dan spiritual, pendekatan ini juga dinilai sebagai strategi retensi pelanggan di tengah persaingan industri multifinance yang semakin ketat.

Produk Syariah untuk Haji Plus

Selain program umrah, perusahaan juga memperkenalkan HASANAH atau Haji Plus Adira Syariah. Produk ini dirancang untuk membantu masyarakat memperoleh nomor porsi Haji Plus melalui mekanisme pembiayaan berbasis akad Ijarah Multijasa.

BACA JUGA:  APBD NTB 2026 Sinkron dengan Prioritas Nasional, Fokus Bangun Desa dan Perkuat Investasi (Bagian 32)


Skema yang ditawarkan mencakup tenor hingga lima tahun tanpa jaminan aset, dengan cicilan yang diklaim kompetitif. Dalam pelaksanaannya, Adira menggandeng Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) berizin resmi dari Kementerian Agama.


Sebagai stimulus awal, lima konsumen pertama yang pengajuannya disetujui akan memperoleh insentif berupa gawai pintar serta adirapoin senilai Rp500 ribu.


Adira Expo 2026 Libatkan Mitra Strategis


Adira Expo 2026 diproyeksikan menjadi ajang promosi terpadu berbagai produk pembiayaan. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Bank Danamon Indonesia, Zurich Asuransi Indonesia, serta Home Credit Indonesia, termasuk jaringan dealer dan mitra lainnya.


Head of Regional Business Bali Nusa Tenggara Adira Finance, Rudy Wibisono, menyatakan kolaborasi tersebut memungkinkan hadirnya layanan yang lebih terintegrasi, mulai dari pembiayaan kendaraan, perlindungan asuransi, hingga solusi dana tunai dalam satu ekosistem.


“Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan kemudahan akses serta solusi finansial yang menyeluruh bagi masyarakat. Harapannya, Adira Expo dapat menjadi ruang interaksi yang memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat hubungan jangka panjang dengan konsumen,” tuturnya.

BACA JUGA:  Ekonomi Hijau: Sebuah Resensi Buku

Profil dan Kinerja Perusahaan

Didirikan pada 1990, Adira Finance awalnya fokus pada pembiayaan mobil sebelum merambah pembiayaan sepeda motor pada 1997. Perusahaan kemudian melantai di bursa pada 2004 dan menjadi bagian dari grup Danamon.

Sejak 1 Oktober 2025, penggabungan Mandala Finance ke dalam Adira resmi efektif sebagai bagian dari konsolidasi bisnis pembiayaan dalam grup MUFG. Saat ini, Bank Danamon menguasai 74,5 persen saham Adira Finance, sementara MUFG Bank Ltd. memegang 18,93 persen.

Pasca-merger, Adira mengoperasikan 877 jaringan usaha dan melayani sekitar 2,6 juta konsumen aktif secara nasional. Perusahaan juga mengantongi peringkat idAAA dari PEFINDO serta peringkat internasional BBB dari Fitch dan Baa1 dari Moody’s.

Dengan rangkaian program loyalitas dan ekspansi layanan tersebut, Adira Finance optimistis dapat memperkuat pangsa pasar di wilayah Bali dan Nusa Tenggara sekaligus meningkatkan pertumbuhan pembiayaan pada 2026.***