MATARAMRADIO.COM – Gubernur Nusa Tenggara Barat, L Muhamad Iqba menilai Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) memiliki peran sangat krusial dalam melakukan pengawasan, pendampingan dan memberikan pengetahuan tentang tata kelola pemerintahan yang baik.
“Saya yakin teman teman di provinsi dan kabupaten kota sudah capek dengan tata kelola pemerintahan yang tidak baik. Alih alih dapat promosi dan jabatan tapi dihantui musibah sampai pensiun”, katanya saat pengukuhan Kepala BPKP Perwakilan NTB, Adrian Puspawijaya di Pendopo Gubernur, Selasa, 10 Februari 2026.
Gubernur mengakui, dirinya tengah melakukan pembenahan sistem di awal pemerintahannya.
Dan sejak setahun lalu, Pemprov telah mengajukan permohon pemeriksaan tujuan khusus terkait beberapa temuan masalah dalam sistem pemerintahan.
“Sama sekali bukan bermaksud mencari siapa yang salah namun bertujuan untuk memperbaiki sistem dan melakukan pemetaan dalam upaya pembenahan sistem untuk mengetahui apa dan dimana masalahnya,” katanya.


Gubernur menegaskan, pembenahan yang dilakukan di awal pemerintahannya adalah kebijakan tak populer namun dinilai penting agar tata kelolanya semakin baik yang dapat mendukung jalannya pemerintahan seperti pemeriksaan di Bank NTB, Dikbud, Bappenda dan rumah sakit beberapa waktu lalu.
Gubernur berharap, kemitraan pemerintah provinsi dan kabupaten/ kota dengan BPKP dalam membangun tata kelola yang baik dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui program program pemerintah. (Komntb/MRC).





































































































































